Nasional . 13/07/2026, 21:15 WIB
fin.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat menyiapkan 5.000 beasiswa bagi siswa kelas VII sekolah swasta sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan kesempatan masuk sekolah negeri.
Langkah ini menjadi angin segar, terutama bagi para orang tua yang sempat khawatir dengan biaya pendidikan di sekolah non-pemerintah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah di Bandung pada Senin mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pemerataan layanan pendidikan.
"Program 5.000 beasiswa bagi peserta didik kelas VII ini merupakan komitmen bupati agar seluruh anak di Kabupaten Bandung tetap dapat mengenyam pendidikan," katanya.
Skema bantuan ini menyasar langsung para murid baru yang tidak tertampung di sekolah negeri. Asep menjelaskan beasiswa tersebut diberikan kepada peserta didik kelas VII yang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan nilai bantuan sebesar Rp1 juta per siswa.
Menurut Asep, penyediaan beasiswa menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih adil bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Lewat program ini, sekat antara sekolah negeri dan swasta perlahan mulai terkikis dalam hal akses pembiayaan dari pemerintah.
"Program ini menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang putus sekolah hanya karena tidak diterima di sekolah negeri," tambahnya.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Bandung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan sejak jenjang dasar.
Pendidikan yang baik tentu tidak hanya berbicara soal kecukupan materi, melainkan juga lingkungan belajar yang sehat. Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.
Ia menyebut keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter peserta didik serta terciptanya lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak. Karena itu, ia memberikan instruksi keras kepada seluruh tenaga pendidik di lapangan.
"Saya tegaskan jangan sampai ada bullying (perundungan) dan jangan ada pungutan liar di sekolah. Guru adalah orang tua bagi anak-anak di sekolah, sehingga harus menjadi teladan dalam membentuk karakter peserta didik," tegasnya.
Dadang menambahkan Pemkab Bandung terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat agar setiap anak memperoleh hak pendidikan yang berkualitas.
Melalui program beasiswa tersebut, pemerintah daerah berharap dapat memperluas kesempatan belajar sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Dengan sinergi yang kuat, masa depan anak-anak di Kabupaten Bandung tentu akan lebih cerah dan terjamin.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id