Prabowo Sentil TNI, Polri, dan Kejaksaan: Introspeksi Diri!

fin.co.id - 10/07/2026, 19:26 WIB

Prabowo Sentil TNI, Polri, dan Kejaksaan: Introspeksi Diri!

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 10 Juli 2026. Foto: Tangkapan layar

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran birokrasi, TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk melakukan introspeksi serta mengutamakan kepentingan rakyat dalam menjalankan tugas. Pesan itu disampaikan saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 10 Juli 2026.

Prabowo menegaskan seluruh aparat negara harus bersatu dan tidak terpecah belah dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

"Birokrat intropeksi diri, pejabat militer dan polisi intropeksi, kejaksaan juga. Ingat bintangmu, sepatumu, topimu itu dari rakyat," kata Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung upaya pemerintah memberantas korupsi. Ia menyebut perlawanan terhadap praktik korupsi terus dilakukan meski menghadapi berbagai tantangan.

"Di sini banyak wartawan. Jadi saya nggak boleh bilang koruptor itu bajingan. Harus sopan. Tapi mereka harus ditindak sesuai prosedur hukum," paparnya.

Prabowo mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk menjaga kekompakan dan mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok. Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap kepemimpinannya merupakan hal yang wajar, namun tugas seorang presiden adalah memastikan kesejahteraan rakyat.

"Ada yang nggak percaya sama Prabowo nggak apa-apa. Yang penting kita mengerti bahwa saya dipilih oleh rakyat dan akan setia kepada rakyat Indonesia," paparnya.

Ia menegaskan tidak ingin lagi melihat masyarakat hidup dalam kondisi kekurangan, termasuk masih menghadapi persoalan kelaparan.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh birokrat dan aparat pemerintah memperbaiki kinerja serta tidak bertentangan dengan aspirasi masyarakat.

"Saya mohon agar aparat, birokrat untuk memperbaiki diri. Jangan lawan kehendak rakyat. Jangan berpikir untuk memperkaya diri sendiri dan golongan," tegasnya.

Presiden juga menyampaikan pemerintah telah melakukan pembenahan di sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) yang selama bertahun-tahun dinilai bermasalah, termasuk perusahaan yang terus mengalami kerugian.

Selain itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai seluruh informasi yang beredar di media sosial karena berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Terus suatu penyakit yang perlu dihindari adalah sosmed. Jangan terlalu percaya berita sosmed. Sosmed bisa diperalat oleh orang berduit. Percayalah kepada pemimpinmu yang sudah kalian pilih," paparnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Prabowo tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju lokasi peresmian Bendungan Meninting.

Presiden didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID