Komitmen kuat itu ditegaskan Todotua dalam rapat koordinasi serta kunjungan lapangan di Provinsi Lampung pada Selasa (9/6). Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Lampung, PT Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), beserta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Pemilihan Provinsi Lampung bukan tanpa alasan. Wilayah ini dinilai memiliki basis potensi bahan baku yang sangat kuat, mulai dari molases tebu, sorgum, hingga limbah biomassa. Seluruh kekayaan alam tersebut siap dimanfaatkan untuk menyokong produksi massal bioetanol, baik untuk kategori generasi pertama maupun generasi kedua (second generation bioethanol).