Delegasi Hizbullah ke Teheran dipimpin oleh pejabat senior dan mantan menteri Mohammed Fneish, dan termasuk pejabat serta keluarga anggota yang tewas dan terluka, demikian kelompok tersebut mengatakan kepada media Lebanon. Sementara itu, Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa delegasinya dipimpin oleh kepala biro politiknya, Mohammed Darwish, dan termasuk anggota biro lainnya seperti Bassem Naim.
Kehadiran para tokoh ini mengingatkan publik pada insiden berdarah di masa lalu. Pada Juli 2024, Ismail Haniyeh, yang saat itu merupakan pemimpin politik Hamas, tewas di akomodasinya di Teheran dalam operasi Israel setelah ia menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Turut hadir dalam upacara pada hari Sabtu di Teheran adalah Ziyad al-Nakhalah, pemimpin kelompok militan Palestina dan sekutu Hamas, Jihad Islam, dan anggota senior Houthi, Dhaif Allah al-Shami, menurut laporan televisi pemerintah. Mereka semua berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir di tengah ketidakpastian politik yang menyelimuti Iran.