Jenazah Polisi yang Hilang Saat Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan Akhirnya Ditemukan

fin.co.id - 05/07/2026, 21:57 WIB

Jenazah Polisi yang Hilang Saat Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan Akhirnya Ditemukan

Tim gabungan menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, polisi yang hilang saat operasi penggerebekan bandar sabu di Kalteng.

fin.co.id – Tim gabungan akhirnya menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah, Minggu, 5 Juli 2026. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat melakoni operasi penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah.

Pihak kepolisian pun sudah mengonfirmasi kabar penemuan ini secara resmi kepada publik.

"Benar tim gabungan berhasil menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu.

Kronologi Penemuan Jasad Korban di DAS Katingan

Berdasarkan informasi di lapangan, penemuan ini berawal pada saat warga melihat adanya jenazah yang mengapung dan tersangkut di kayu. Warga sekitar lokasi kejadian langsung melaporkan hal tersebut kepada petugas yang sedang melakukan pencarian.

Jasad Aiptu Sumariyanto ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di DAS Katingan, Desa Rantau Asem. Setelah penemuan tersebut, petugas langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dari sungai.

"Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap AKBP Dodik Hartono.

Dua Anggota Gugur Akibat Perlawanan Senjata Tajam

Sebelum menemukan Aiptu Sumariyanto, tim gabungan terlebih dahulu menemukan rekannya, Bripda Nopandri Ramadhana, pada Sabtu (04/07) sekitar pukul 15:55 WIB. Keduanya merupakan anggota Polres Katingan yang juga turut melakukan penggerebekan terhadap diduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Peristiwa mencekam ini diawali pada Kamis dini hari saat aparat melakukan operasi penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas sebenarnya berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Namun, situasi berubah mencekam ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung. Bentrok berdarah di lapangan pun tidak bisa terhindarkan.

Dalam insiden tersebut, Aiptu Yudhi yang merupakan personel Satresnarkoba Polres Katingan, gugur akibat serangan senjata tajam jenis parang. Selain dari pihak kepolisian, seorang anggota keluarga terduga pelaku juga dilaporkan tewas setelah petugas memberikan respons darurat.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," ucapnya.

Komitmen Tegas Polda Kalteng Berantas Narkoba

Insiden tragis yang merenggut nyawa para personel kepolisian ini memicu duka mendalam bagi institusi Polri. Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan menegaskan komitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID