Internasional . 01/07/2026, 18:45 WIB
fin.co.id - Utusan gerakan Palestina, Hamas, resmi mendarat di Kairo, Mesir untuk melanjutkan negosiasi intensif terkait pelaksanaan rencana perdamaian Gaza yang diusung oleh Presiden AS Donald Trump. Langkah diplomatik ini menjadi babak baru dalam upaya menyelesaikan konflik yang berkepanjangan di Jalur Gaza.
Penasihat kantor politik Hamas, Taher Al-Nunu, mengonfirmasi langsung kedatangan tim delegasi tersebut pada Selasa, 30 Juni 2026.
"Delegasi Hamas, yang dipimpin oleh Zaher Jabarin—anggota biro politik gerakan tersebut di Tepi Barat—tiba pagi ini di ibu kota Mesir, Kairo, tempat pertemuan dengan para pejabat dan mediator Mesir telah dijadwalkan," ujar Al-Nunu.
Kunjungan tingkat tinggi ini membawa misi penting untuk meredakan ketegangan di kawasan konflik. Selain mengupayakan penghentian eskalasi, Hamas menuntut komitmen penuh dari Israel untuk membuka akses logistik secara total.
Hamas mendesak agar Israel mengizinkan masuknya semua barang kebutuhan pokok penduduk Gaza. Pasokan ini mencakup material penting untuk pemulihan rumah sakit, operasional tempat pembuatan roti, serta perbaikan berbagai fasilitas infrastruktur yang rusak parah.
Selain urusan kemanusiaan, para pihak terkait akan mengupas tuntas peta jalan (roadmap) yang mengatur transisi menuju tahap kedua dari rencana Gaza usulan Trump.
Al-Nunu memaparkan bahwa fase kedua dalam draf perdamaian ini melibatkan beberapa poin krusial, antara lain:
Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi Resolusi 2803 pada November lalu untuk melaksanakan rencana perdamaian Gaza ini. Dokumen tersebut merujuk pada kesepakatan yang telah dicapai oleh Israel dan Hamas pada Oktober 2025.
Selanjutnya, utusan khusus Trump, Steve Witkoff, mengumumkan peluncuran tahap kedua rencana perdamaian Gaza tersebut pada pertengahan Januari. Langkah ini mempertegas komitmen penarikan Israel dari wilayah Gaza yang lebih luas, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional, serta pembentukan struktur pemerintahan baru yang mencakup Dewan Perdamaian.
Meski pengumuman transisi menuju tahap kedua rencana perdamaian Trump untuk Jalur Gaza sudah bergulir, situasi di lapangan masih memanas. Serangan dan gempuran militer Israel terpantau terus berlanjut hingga saat ini.
Di sisi lain, Hamas menunjukkan sikap kokoh dengan menolak opsi untuk melucuti senjata mereka begitu saja. Terkait kepemilikan senjata ini, wakil kepala kantor politik Hamas, Mousa Abu Marzouk, sempat memberikan pernyataan resmi pada Juni lalu. Ia menyatakan bahwa pihak Hamas siap menyerahkan senjatanya hanya kepada otoritas Palestina yang sah.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id