Sport . 29/06/2026, 21:51 WIB
Drama sesungguhnya terjadi di masa tambahan waktu.
Mahrez mencetak gol pada menit ke-93 yang sempat membuat Aljazair unggul 3-2. Gol tersebut sekaligus mengancam peluang Austria karena hasil itu akan meloloskan Iran.
Namun hanya beberapa saat kemudian, tepat pada menit ke-96, Sasa Kalajdzic mencetak gol penyeimbang yang membuat skor berubah menjadi 3-3 sekaligus memastikan kedua tim melangkah ke babak gugur.
Gol tersebut langsung memicu gelombang reaksi di media sosial.
Banyak pendukung Iran mempertanyakan jalannya pertandingan.
Di berbagai platform media sosial muncul tudingan bahwa kedua tim sengaja bermain aman demi mengamankan hasil imbang.
Beberapa cuplikan video bahkan ramai dibagikan.
Dalam tayangan tersebut terlihat tempo permainan sempat melambat ketika skor imbang 2-2. Kedua tim dinilai tidak terlalu agresif mencari gol kemenangan.
Ada pula video yang memperlihatkan bek Aljazair Aissa Mandi menutup mulut saat berbicara kepada Riyad Mahrez, sehingga memunculkan spekulasi adanya komunikasi tertentu.
Sebagian penggemar juga menyoroti ekspresi bangku cadangan kedua tim yang terlihat tegang setelah Mahrez mencetak gol pada menit ke-93.
Mereka menilai suasana tersebut seolah menunjukkan hasil pertandingan berubah di luar rencana.
Tak sedikit pula yang menyebut pertandingan itu sebagai laga paling "terasa sudah diatur" sepanjang Piala Dunia modern.
Meski demikian, hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan adanya pelanggaran ataupun pengaturan skor.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id