Nasional . 26/06/2026, 19:53 WIB
fin.co.id — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, secara resmi mengumumkan kebijakan baru. Mulai 1 Juli 2026, manajemen akan memusatkan keberangkatan jamaah umrah di Terminal 2F.
Langkah strategis ini mengacu pada regulasi resmi pemerintah. General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan di Tangerang pada hari Jumat bahwa penerapan kebijakan ini berjalan sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor SE-DJPU 12 Tahun 2026 tentang Pengaturan Layanan Penumpang Angkutan Udara Haji dan Umrah Melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandar Udara Soekarno-Hatta.
"Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jamaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) secara bertahap dilayani secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang dilengkapi berbagai fasilitas khusus," kata Heru Karyadi dalam keterangan resminya.
Pihak pengelola bandara sengaja meluncurkan pemusatan layanan penerbangan umrah melalui terminal khusus ini guna mewujudkan cita-cita pelayanan terbaik. Mereka ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang jauh lebih nyaman, tertib, dan tertata bagi para tamu Allah sejak pertama kali tiba di bandara hingga lepas landas menuju Arab Saudi.
"Dengan fasilitas yang lebih lengkap, area yang lebih luas, serta dukungan operasional yang dirancang khusus, kami ingin memastikan setiap jamaah memperoleh pelayanan terbaik sejak awal perjalanan ibadahnya," tutur Heru menambahkan.
Sobat, pengelola tidak main-main dalam menyiapkan Terminal 2F ini. Bangunan seluas 27.418 meter persegi tersebut mengusung berbagai fasilitas yang ramah bagi para jamaah umrah beserta keluarga yang ikut mengantarkan.
Di dalam terminal, tersedia ruang tunggu berkapasitas besar hingga mampu menampung 3.000 orang. Selain itu, terdapat pula masjid megah seluas 3.136 meter persegi yang sanggup memuat sekitar 1.000 jamaah untuk beribadah sebelum terbang.
Guna mengurai antrean panjang yang melelahkan, pengelola menyediakan 20 konter check-in khusus. Kehadiran konter ini membuat proses pelaporan keberangkatan serta penitipan bagasi (drop baggage) jamaah rombongan terpisah sepenuhnya dari jalur penumpang reguler. Alhasil, proses keberangkatan bisa berjalan lebih cepat, efektif, dan bebas stres.
"Di samping itu, petugas bandara secara khusus berfokus memberikan layanan jamaah haji dan umrah, karena tidak ada penumpang reguler di terminal ini," jelas Heru mengenai keunggulan terminal terpusat ini.
Agar proses perpindahan operasional berjalan optimal dan memberi waktu adaptasi bagi semua pihak, pihak bandara menerapkan kebijakan ini secara berkala. Berikut adalah rincian tahapan maskapai penerbangan yang akan memproses keberangkatan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F:
Heru menegaskan bahwa strategi berjenjang ini penting demi menjaga stabilitas pelayanan di lapangan.
"Penerapan dilakukan secara bertahap agar layanan bagi jamaah umrah berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai, PPIU, regulator, and seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan dapat berjalan dengan baik," terangnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id