Nasional . 25/06/2026, 17:18 WIB

Tertahan Sejak Maret, Kapal Tanker Gamsunoro Milik Pertamina Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil melintasi titik kritis Selat Hormuz dengan aman. Keberhasilan ini terwujud berkat kolaborasi kuat antara strategi kedaruratan korporasi dan diplomasi perlindungan yang matang.

Kapal tanker tersebut sukses melewati jalur pelayaran penting itu pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, kapal ini sempat tertahan sejak awal Maret 2026 akibat dampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Strategi Matang dan Penilaian Risiko yang Super Ketat

Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dalam keterangan resmi di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026 menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan pembahasan risk assessment secara ketat selama satu bulan terakhir. PIS juga menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri sebelum melepas kapal.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran, atas dukungannya selama ini,” kata Vega.

Vega menambahkan bahwa pemilihan waktu dan rute untuk melintasi Selat Hormuz sudah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat.

“Kami mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi kapal, mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab,” ujar Vega.

Kronologi 16 Jam Pelayaran Menuju Titik Aman

Perjalanan menegangkan ini memakan waktu selama 16 jam. Kapal Gamsunoro mulai bergerak meninggalkan Teluk Arab pada Rabu pukul 01.06 waktu Dubai atau sekitar pukul 04.06 WIB.

Kapal melaju dengan kecepatan 7,5 knot dan tiba di mulut Selat Hormuz sekitar pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 16.00 WIB. Empat jam setelahnya, kapal resmi dinyatakan berhasil melintasi selat dan mencapai titik yang aman.

Selama pelayaran berlangsung, tim PIS memonitor pergerakan kapal selama 24 jam penuh. Awak kapal di laut terus menjalin komunikasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS demi menjaga keamanan pelayaran.

Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta otoritas terkait lainnya. Langkah ini bertujuan untuk memantau perkembangan situasi secara real time dan memastikan seluruh langkah operasional berjalan secara hati-hati.

Menjaga Distribusi Energi dan Kesiapan Armada Selanjutnya

Keberhasilan Gamsunoro melintasi Selat Hormuz menjadi bukti nyata dari upaya PIS untuk menjaga operasional pelayaran tetap berjalan di tengah ketidakpastian geopolitik global. Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.

Setelah Gamsunoro, PIS kini mempersiapkan armada lainnya yang masih berada di kawasan Teluk Arab, yaitu VLCC Pertamina Pride. Saat ini, kapal tersebut sedang berada dalam tahap persiapan untuk bergerak. Tim terus mengevaluasi perkembangan keamanan, kondisi lalu lintas, kepadatan, dan risiko lainnya, serta mempertimbangkan rekomendasi internasional.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id