Nasional . 17/06/2026, 23:33 WIB

Atasi Krisis Air Bersih, BPBD Bogor Pasok 15 Ribu Liter Air ke Tiga Kecamatan Terdampak Kekeringan

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bergerak cepat menyikapi penderitaan warga yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air.

Pihak penanggulangan bencana mendistribusikan sebanyak 15 ribu liter air bersih kepada masyarakat di tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat menurunnya curah hujan selama beberapa waktu terakhir.

Langkah taktis ini menjadi jaminan dari pemerintah agar kebutuhan dasar domestik masyarakat tetap terpenuhi di tengah mulainya fenomena alam yang kering ini.

"Penurunan intensitas hujan menyebabkan debit mata air dan sumur warga berkurang sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak dapat terpenuhi secara optimal," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani di Cibinong, Rabu, 17 Juni 2026.

Rincian Distribusi Logistik Air Bersih di Tiga Kecamatan

Pihak BPBD menyalurkan bantuan air bersih tersebut ke wilayah Citeureup, Nanggung, dan Babakan Madang yang mulai terdampak kekeringan. Berdasarkan data asesmen, total warga yang menerima manfaat di tiga lokasi tersebut mencapai 322 KK atau setara dengan 1.177 jiwa.

Petugas membagi penyaluran logistik ini secara merata dengan rincian sebagai berikut:

  • Kecamatan Citeureup: Distribusi pertama menyasar Kampung Tonggoh RT 04/RW 03, Desa Gunung Sari. Petugas menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih untuk memenuhi hajat hidup 125 kepala keluarga (KK) atau 517 jiwa yang mulai kesulitan memperoleh air bersih.
  • Kecamatan Nanggung: Distribusi berlanjut ke Kampung Parakan Muncang RT 03/RW 04, Desa Parakan Muncang. Sebanyak 5.000 liter air mengalir untuk meringankan beban 60 KK atau 217 jiwa yang terdampak berkurangnya sumber mata air.
  • Kecamatan Babakan Madang: BPBD mengirimkan 5.000 liter air bersih ke Kampung Ciburial RT 03/RW 03, Desa Karang Tengah. Bantuan ini menyasar 137 KK atau 443 jiwa yang mengalami krisis air akibat menurunnya debit mata air.

Petugas Maksimalkan Armada Tangki dan Lakukan Asesmen Lapangan

Adam menjelaskan bahwa seluruh bantuan air bersih mengalir menggunakan armada tangki khusus milik BPBD. Petugas menyalurkan pasokan tersebut langsung ke penampungan warga agar dapat dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat terdampak.

Selain mendistribusikan logistik utama, personel di lapangan juga aktif melakukan asesmen serta rutin berkoordinasi dengan aparatur desa setempat. Langkah integratif ini penting untuk mengawal agar pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak terputus.

Mengingat situasi kemarau yang masih berjalan, BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat luas untuk menggunakan air secara bijak. Pihaknya meminta warga segera melapor kepada pemerintah desa atau posko BPBD apabila wilayahnya mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

"Dalam kondisi saat ini kami terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih dan akan melakukan distribusi bantuan sesuai kebutuhan masyarakat," tutur Adam menegaskan komitmen kesiapsiagaan jajarannya selama masa tanggap darurat ini.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id