Internasional . 15/06/2026, 21:35 WIB

Inggris Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Medsos, Demi Norma Baru bagi Generasi Mendatang

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

Melengkapi regulasi ini, pemerintah setempat tidak hanya membatasi akses aplikasi secara instan. Inggris bakal melakukan penelitian lebih detail tentang aktivitas media sosial di waktu malam serta pembatasan fitur "infinite scrolling" atau aktivitas menggulir layar tanpa henti. Pemerintah menargetkan riset mendalam ini akan selesai pada Juli 2026.

Langkah intervensi ini menjadi sinyal kuat bahwa negara kini mengambil kendali penuh demi masa depan anak-anak. Sifat abai dari korporasi teknologi global menjadi alasan utama di balik lahirnya hukum baru ini.

"Perusahaan teknologi memiliki banyak sekali kesempatan untuk menjaga keselamatan anak-anak, namun mereka gagal bertindak. Itulah mengapa kami mengambil alih kekuasaan dari raksasa teknologi dan mengembalikannya ke tangan orang tua," tegas Menteri Teknologi Inggris, Liz Kendall, untuk menutup penjelasan resminya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id