Ragam . 01/06/2026, 14:54 WIB
fin.co.id - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pemulihan infrastruktur air bersih di Sumatera Barat setelah bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini menjadi krusial mengingat ribuan warga sempat kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar akibat rusaknya jaringan distribusi air minum di sejumlah daerah terdampak.
Melalui proyek Penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pascabencana di Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang, perusahaan pelat merah tersebut berupaya mengembalikan layanan air bersih yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Proyek ini dikerjakan melalui kombinasi sistem swakelola dan kemitraan dengan tenaga kerja lokal guna mempercepat proses rehabilitasi.
Bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 menyebabkan kerusakan besar pada berbagai fasilitas penyediaan air minum. Sejumlah jaringan perpipaan utama terputus, sementara bangunan penunjang milik PDAM dan sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) mengalami kerusakan serius.
Dampaknya tidak hanya mengganggu distribusi air minum, tetapi juga memengaruhi aktivitas harian masyarakat dan kebutuhan sanitasi di wilayah terdampak.
Kerusakan tercatat cukup luas. Di Kabupaten Agam, banjir merusak enam SPAM PDAM dan delapan SPAM Perdesaan atau Pamsimas. Kabupaten Pesisir Selatan mengalami kerusakan pada enam SPAM PDAM dan dua SPAM Perdesaan. Sementara itu, Kota Padang terdampak pada enam SPAM PDAM, satu SPAM milik Universitas Andalas, serta lima titik sumur bor.
Hasil investigasi teknis menunjukkan beberapa lokasi membutuhkan penanganan darurat karena tingkat kerusakannya tergolong parah.
Di Kota Padang, SPAM Palukahan menjadi salah satu titik paling kritis. Banjir memutus pipa transmisi berdiameter 400 mm sepanjang satu kilometer yang menghubungkan intake dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA). Selain itu, pipa transmisi berdiameter sama di kawasan Balai Gadang juga terputus sepanjang 200 meter.
Masalah lain muncul di SPAM Guo Kuranji. Bencana merusak mercu bendung eksisting sehingga pasokan air menuju instalasi pengolahan terancam terganggu.
Sementara itu, Kabupaten Agam menghadapi tantangan berbeda. Selain jaringan SPAM Batu Kambing yang terputus, pemerintah juga membutuhkan dukungan jaringan perpipaan baru untuk melayani enam lokasi Hunian Sementara (Huntara). Kebutuhan serupa muncul di dua lokasi Huntara di Kabupaten Pesisir Selatan.
Begitu bencana terjadi, tim tanggap darurat Hutama Karya langsung bergerak. Perusahaan membagi fokus pekerjaan agar proses pemulihan berjalan secara paralel di berbagai lokasi.
Untuk wilayah kabupaten, Hutama Karya mengandalkan sistem subkontraktor yang didukung tim survei dan tenaga teknis dengan mobilitas tinggi. Adapun penanganan di Kota Padang dilakukan melalui sistem swakelola.
Pada titik kritis Guo Kuranji, tim membangun mercu sementara menggunakan material geotekstil woven yang dijahit tiga lapis. Struktur tersebut kemudian diperkuat dengan batu-batu besar agar aliran air tetap dapat masuk ke instalasi pengolahan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id