Internasional . 31/05/2026, 20:44 WIB

Ditunggu Dunia! Tiga Bulan Tertunda, Iran Mulai Susun Skenario Akbar untuk Pemakaman Ali Khamenei

Penulis : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Pemerintah Iran mulai mempersiapkan pemakaman besar-besaran untuk Ayatollah Ali Khamenei hampir tiga bulan setelah kematiannya dalam gelombang awal serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Persiapan ini menjadi perhatian dunia karena diperkirakan akan menjadi salah satu pemakaman kenegaraan terbesar dalam sejarah modern Iran.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah panitia khusus telah dibentuk untuk mengatur seluruh rangkaian prosesi pemakaman.

Upacara tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung tidak lama setelah kematian Khamenei, namun berulang kali ditunda akibat situasi perang dan tingginya risiko keamanan di dalam negeri.

Ketua Dewan Koordinasi Propaganda Islam Teheran, Mohsen Mahmoudi, mengatakan pemerintah kini tengah mematangkan seluruh persiapan agar prosesi pemakaman dapat berjalan lancar.

Menurut laporan televisi pemerintah Iran, berbagai lembaga negara telah bekerja sama untuk menyusun skenario pelaksanaan acara yang diperkirakan akan dihadiri jutaan pelayat dari berbagai wilayah Iran.

“Markas khusus telah dibentuk untuk mempersiapkan upacara pemakaman, dan berbagai lembaga saat ini sedang menyusun rencana serta melakukan persiapan,” kata Mahmoudi seperti dikutip media pemerintah Iran.

Meski persiapan terus berjalan, hingga kini pemerintah Iran belum mengumumkan tanggal resmi pelaksanaan pemakaman tersebut.

Pemakaman Terbesar dalam Sejarah Iran

Pejabat Iran memperkirakan jumlah pelayat yang hadir bisa mencapai jutaan orang. Jika terealisasi, prosesi tersebut akan menjadi salah satu pemakaman kenegaraan terbesar sejak Revolusi Islam Iran 1979.

Pemerintah Iran juga disebut sedang menyiapkan berbagai fasilitas keamanan dan logistik untuk mengantisipasi membludaknya massa yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei.

Khamenei dikenal sebagai pemimpin tertinggi kedua Iran setelah Ruhollah Khomeini. Ia memimpin Republik Islam Iran selama lebih dari tiga dekade dan menjadi figur paling berpengaruh dalam politik serta kebijakan luar negeri negara tersebut.

Setelah kematiannya dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, pemerintah langsung menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Keputusan itu diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang memimpin Iran sejak 1989.

Kematian Khamenei terjadi dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan sejumlah fasilitas strategis Iran pada akhir Februari lalu.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id