Catatan Dahlan Iskan . 29/05/2026, 05:39 WIB
Warga kampung itu banyak yang masih bisa masak rawon atau karedok. Lalu ada yang tetap ingin latihan angklung. Randy mengajar mereka main angklung di kampus Guangxi Arts University.
Kampus Tiongkok yang pertama mendatangkan gamelan adalah Shanghai Concervatory of Music. Kemudian menyebar ke beberapa universitas seni ternama: China Concervatory of Music, China Arts University, dan beberapa universitas seni lainnya.
Gamelan tersebut, kata Randy, diperkenalkan bukan hanya sebagai seni pertunjukan tetapi juga menjadi bahan keilmuan tentang musik khas Nusantara. Itu karena secara nada maupun laras (skala nada) berbeda dengan musik barat dan musik Tiongkok. Akhirnya gamelan dipelajari juga sebagai teori ethnomusikologi.
Laras slendro/salendro, pelog dan degung hanya dimiliki oleh musik karawitan dan itu menjadi salah satu daya tarik bagi peneliti musik.
Kini Randy sudah 10 tahun di Guangxi. Ia belum tahu kapan pulang secara tetap. Sebelum Covid istri ikut di Guangxi. Kini ditinggal di Bandung.
Saya tidak bisa ngobrol lama dengan Randy. "Ada jadwal mengajar," katanya. Hanya di Xinjiang provinsi Xinjiang yang di hari raya Iduladha ini libur lokal --empat hari. adalah satu dari empat provinsi di Tiongkok yang mayoritas penduduknya Muslim.
Di hali laya Gu Ke Bang ini suhu udara di Nanning sangat panas. Siang hari 36 derajat --jauh lebih panas dari di Indonesia. Bulan depan Nanning masih akan lebih panas.
Sepulang salat Iduladha pun saya mandi lagi. Sepagi itu badan sudah peliket oleh keringat yang tidak bisa menguap akibat humidity yang tinggi. Sesepoi pun tidak ada angin berhembus...
(Dahlan Iskan)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id