Nasional . 27/05/2026, 07:59 WIB

Shalat Idul Adha di Istiqlal Angkat Tema Lingkungan dan Kemanusiaan

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id -  Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, berlangsung khidmat pada Rabu pagi dengan mengangkat tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”. Tema tersebut selaras dengan gagasan besar Kementerian Agama terkait ekoteologi dan teologi cinta.

Khotbah Idul Adha disampaikan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis. Dalam ceramahnya yang berjudul “Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan”, ia mengajak umat Islam menjadikan ibadah kurban sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap sesama manusia sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turut melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal bersama ribuan jamaah. Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan namun tetap berjalan tertib dan lancar.

Sejumlah pejabat negara tampak hadir mendampingi, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Hadir pula beberapa perwakilan negara sahabat, termasuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri.

Jamaah yang memadati Masjid Istiqlal diwajibkan menjaga ketertiban dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah. Pemeriksaan keamanan dilakukan di sejumlah titik masuk masjid oleh petugas gabungan, termasuk unsur Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Masjid terbesar di Asia Tenggara yang berada di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, itu diketahui memiliki kapasitas hingga 250 ribu orang. Meski demikian, panitia memperkirakan jumlah jamaah Idul Adha tahun ini berkisar antara 100 ribu hingga 150 ribu orang.

Suasana haru turut dirasakan para jamaah yang datang dari berbagai daerah. Salah satunya Sofian (60), warga Jatinegara, Jakarta Timur, yang mengaku bersyukur dapat melaksanakan Shalat Idul Adha di Istiqlal bersama kedua anaknya yang pulang dari Malaysia.

"Tahun-tahun sebelumnya, saya biasanya melaksanakan shalat di masjid lingkungan tempat tinggal hanya dengan istri," kata Sofian.

Untuk mengurai kepadatan jamaah, panitia memberlakukan pengaturan khusus akses masuk masjid. Jamaah pejalan kaki diarahkan melalui Gerbang Al-Fattah serta pintu As-Salam 1 dan As-Salam 2. Sementara jamaah yang membawa kendaraan pribadi masuk melalui Gerbang Al-Aziz dan Al-Mukmin menuju area parkir basement.

Panitia juga menyiapkan sejumlah lokasi parkir tambahan di sekitar kawasan Istiqlal, di antaranya area Pertamina, Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Kantor Pos, hingga kawasan Gereja Katedral Jakarta. *

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id