Internasional . 26/05/2026, 19:07 WIB
"Presiden telah menyatakan keinginannya untuk mewujudkannya. Dia akan membuat kesepakatan yang baik atau tidak sama sekali," katanya.
Namun, harapan damai ini harus berhadapan dengan tuntutan maksimalis dari Donald Trump. Lewat unggahan di media sosial, Trump meminta Iran menyerahkan atau menghancurkan seluruh uranium mereka.
"Uranium yang Diperkaya (Debu Nuklir!) akan segera diserahkan kepada Amerika Serikat untuk dibawa pulang dan dihancurkan atau, lebih disukai, bersamaan dan berkoordinasi dengan Republik Islam Iran, dihancurkan di tempat atau, di lokasi lain yang dapat diterima, dengan Komisi Energi Atom, atau yang setara dengannya, sebagai saksi proses dan peristiwa ini," tulis Trump.
Hingga kini belum ada kejelasan apakah tuntutan pemusnahan zat nuklir ini merupakan bagian dari draf perjanjian resmi. Ditambah lagi, komisi yang Trump sebutkan sebenarnya sudah dihapus sejak tahun 1974. Selain urusan nuklir, Trump juga mewajibkan negara-negara seperti Arab Saudi, UEA, Qatar, Pakistan, Mesir, Turki, Bahrain, dan Yordania untuk menandatangani Perjanjian Abraham demi memuluskan jalan perdamaian.
Langkah diplomasi sepihak ala Amerika Serikat ini menuai kritik tajam dari para pengamat internasional. Pasalnya, Perjanjian Abraham terbukti kurang populer di Timur Tengah karena mengabaikan isu krusial terkait konflik Israel-Palestina. Negara berpengaruh seperti Arab Saudi dan Qatar bahkan menegaskan tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum negara Palestina merdeka resmi berdiri.
Anna Jacobs, seorang analis dari Institut Negara-Negara Teluk Arab di Washington, menilai tuntutan terbaru Trump justru memperkeruh kekacauan yang sedang terjadi.
"Keamanan nasional negara-negara Teluk telah terancam lebih dari sebelumnya karena keputusan Presiden Trump yang gegabah, dan dia mengharapkan negara-negara Arab untuk berterima kasih kepadanya dan menormalisasi hubungan dengan Israel, yang tidak akan mereka lakukan pada tahap ini," katanya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id