Ragam . 23/05/2026, 16:54 WIB
-Fokus Pembahasan: Memaparkan secara mendalam mengenai struktur Kurikulum Pesantren Salafi Berbasis Kitab Kuning. Pembahasan mencakup penjenjangan pembelajaran (ula, wustha, ulya), rumpun ilmu turas, serta metode transmisi ilmu yang otentik (seperti sorogan dan bandongan) sebagai fondasi utama karakter santri yang tidak boleh digantikan.
MUI menegaskan bahwa agenda ini tidak boleh berhenti sebagai wacana di ruang seminar saja. Di sela-sela Sesi II, Wasekjen Bidang Pesantren, KH. Choirul Sholeh Rasyid, menyampaikan pentingnya output nyata dan berdampak luas dari pelatihan ini.
"Short course kurikulum ini harus dapat memberikan rekomendasi berupa program jangka panjang seperti menyusun Cetak Biru Kurikulum Pesantren," tegas KH. Choirul Sholeh Rasyid.
Melalui sinergi integrasi kurikulum ini, pondok pesantren di Indonesia diharapkan mampu terus melahirkan generasi santri dan kader ulama yang tidak hanya kokoh secara spiritual dan intelektual klasik, melainkan juga profesional, adaptif, serta siap menjadi motor penggerak kemajuan zaman.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id