Nasional . 20/05/2026, 21:35 WIB
“Tadi kenapa kita turun langsung ke air? Kita ingin memastikan, oh ternyata sedimentasi cukup tinggi, sampah cukup banyak. Kewajiban dan tanggung jawab kita bersama untuk kita bersihkan bersama, kita rawat bersama-sama,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, tim gabungan berhasil menangkap lebih dari 200 kilogram ikan sapu-sapu hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.
“Sekitar lebih dari 200 kilogram hanya hitungan satu jam dua jam,” kata Rudy.
Pejabat daerah dan pegiat lingkungan menilai pengendalian ikan sapu-sapu harus dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, ikan invasif tersebut dapat mengganggu habitat alami perairan jika populasinya terus meningkat tanpa pengawasan.
Pemkab Bogor juga telah menyiapkan sejumlah agenda lingkungan menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026. Beberapa kegiatan yang direncanakan meliputi penanaman pohon hingga pelepasan indukan ikan lokal di kawasan hulu sungai.
Pegiat lingkungan Arief Kamarudin menilai langkah pengendalian ikan sapu-sapu sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
“Sapu-sapu kan ikan invasif, jadi memang harus dikontrol karena kalau dibiarkan akan merusak ekosistem,” kata Arief Kamarudin.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id