Nasional . 17/05/2026, 21:20 WIB
fin.co.id - Kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah pascakonflik menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Warga Desa Narasaosina di Pulau Adonara secara sukarela menyerahkan puluhan senjata ilegal sisa konflik antar-desa kepada Polres Flores Timur, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah nyata ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memelihara ketertiban dan mencegah potensi gesekan di masa depan.
Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octario Putra, mengonfirmasi langsung kabar baik tersebut pada Minggu, 17 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa senjata api tersebut berasal dari warga desa yang sebelumnya sempat terlibat konflik dengan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.
“Ini merupakan contoh yang sangat baik tentang bagaimana keamanan dan kedamaian dapat dibangun melalui kesadaran, kepercayaan, dan kebersamaan,” puji Adhitya menghargai tindakan bijak para warga.
Proses penyerahan ini berlangsung aman dan damai. Kepala Desa Narasaosina, Januarius Tolan, memimpin langsung rombongan tokoh adat dan perwakilan masyarakat untuk menyerahkan barang-barang berbahaya tersebut kepada kepolisian:
Momen penting ini juga disaksikan oleh sejumlah pejabat terkait, seperti Wadanyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT AKP Antonio Cortereal, Kabag Ops Polres Flores Timur Eduardus Nuru, Kasat Intelkam Polres Flores Timur Taufan D. Adriansyah, dan Kapolsek Adonara Timur IPDA Andreas Peu Lamuri.
Kapolres menilai tindakan sukarela dari masyarakat Narasaosina ini mengirimkan sinyal yang sangat kuat. Warga setempat kini mantap memilih jalur damai dan berkomitmen menyelesaikan setiap sengketa melalui pendekatan persaudaraan serta mekanisme hukum yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa menyimpan persenjataan ilegal di lingkungan warga sangat rawan memicu bentrokan baru yang mengancam keselamatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hingga saat ini masih menyimpan atau menguasai senjata api rakitan maupun senjata berbahaya lainnya agar dengan kesadaran sendiri menyerahkan secara sukarela kepada pihak kepolisian demi keamanan bersama,” tutur Adhitya.
Sementara itu, Kepala Desa Narasaosina, Januarius Tolan, menegaskan bahwa penyerahan senjata ini menjadi bukti nyata komitmen warganya dalam menjaga situasi tetap aman. Bagi Januarius, aparatur desa, pemuka adat, dan segenap masyarakat memikul tanggung jawab besar untuk menjaga generasi muda agar tidak terjebak dalam kekerasan.
“Yang kami inginkan adalah situasi damai. Persaudaraan harus dijaga. Karena itu masyarakat dengan kesadaran sendiri menyerahkan senjata-senjata ini kepada pihak kepolisian,” urai Januarius.
Sikap terbuka yang ditunjukkan oleh masyarakat Narasaosina kini menjadi momentum krusial dalam membangun kembali rasa aman di Adonara Timur setelah sempat didera ketegangan sosial. Saat ini, atmosfer keamanan di kedua wilayah tersebut sudah sangat kondusif, dan masyarakat pun telah beraktivitas normal seperti biasa.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id