Al Riyadh: Berjuang Melawan Kutukan Laga Tandang
Di sisi lain, Al Riyadh datang dalam kondisi kritis, terdampar di peringkat ke-16. Bagi mereka, menyapu bersih dua laga tersisa dengan kemenangan adalah harga mati jika masih ingin mencicipi atmosfer Saudi Pro League musim depan.
Kemenangan tipis 1-0 atas Al Fateh lewat gol tunggal Mamadou Sylla di laga terakhir setidaknya memberikan suntikan moral yang sangat berharga.
Namun, hasil tersebut hanyalah kemenangan kedua mereka dalam lima laga terakhir, sekaligus kemenangan keenam sepanjang musim ini.
Skuad bentukan Mauricio Dulac ini mengemas dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan pamungkas.
Menariknya, musim ini Al Riyadh belum pernah sekalipun mencatatkan kemenangan beruntun di liga.
Catatan tandang mereka bahkan lebih mengenaskan: hanya mampu memetik dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan 11 kekalahan, alias cuma membawa pulang sembilan poin dari seluruh laga tandang mereka.
Jika mampu menjungkirbalikkan prediksi dan menang pada hari Jumat, Al Riyadh akan mengumpulkan 29 poin dan berpotensi keluar dari zona merah, dengan catatan Damac gagal memenangkan laga mereka.
Saat ini kedua tim sama-sama mengoleksi 26 poin, namun Al Riyadh kalah dalam selisih gol minus 29 berbanding minus 23 milik Damac.
Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, kekuatan terbilang seimbang dengan masing-masing mengemas dua kemenangan dan satu laga berakhir seri.
Namun, pertemuan teranyar justru berpihak pada Al Taawoun yang sukses menang meyakinkan 3-1.
Baca Juga
Intip Kekuatan Lini: Duel Para Juru Gedor
Al Taawoun dipastikan akan kembali bertumpu pada ketajaman penyerang Roger Martinez yang sudah mengemas 22 gol musim ini.
Di sektor penyerangan, Martinez akan disokong oleh gelandang Angelo Fulgini yang sedang on-fire, berkolaborasi dengan Mohammed Al Kuwaykibi.
Untuk area pertahanan, trio Andrei Girotto, Qassem Lajami, dan Mohammed Al Dossari diprediksi akan menjadi benteng kokoh di depan penjaga gawang.