fin.co.id - Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Kabupaten Pandeglang terus melaju kencang. PT Hutama Karya (Persero) bahkan mengerahkan berbagai strategi percepatan demi memastikan proyek strategis sektor pendidikan ini selesai sesuai target.
Keseriusan itu terlihat saat Dewan Komisaris Hutama Karya turun langsung meninjau proyek pada Sabtu siang (9/5). Kunjungan kerja tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan tidak ingin progres pembangunan berjalan lambat di tengah tingginya kebutuhan akses pendidikan yang merata.
Jajaran Dewan Komisaris yang hadir dalam peninjauan itu antara lain R. Wahyu Muryadi, Siti Jamaliah Lubis, Mudanto Hatta, Essy Asiah, dan Mukri. Mereka datang bersama Direktur Operasional II Hutama Karya Mardiansyah serta EVP Divisi Infrastruktur II Hutama Karya Andung Damar Sasongko beserta tim manajemen proyek.
Komisaris Cek Langsung Strategi Percepatan Proyek
Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris meninjau langsung kondisi konstruksi di lapangan. Mereka juga memeriksa kesiapan sumber daya, strategi percepatan pekerjaan, hingga langkah mitigasi yang diterapkan agar proyek tetap berjalan optimal.
Langkah ini menunjukkan Hutama Karya tidak hanya fokus pada target penyelesaian, tetapi juga menjaga kualitas pembangunan di setiap tahapan proyek. Di tengah percepatan pekerjaan, perusahaan tetap memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Saat ini, pengerjaan proyek Sekolah Rakyat Banten difokuskan secara simultan di seluruh zona pembangunan. Tim proyek mempercepat pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal elektrikal plumbing (MEP), landscape, hingga pemasangan furniture.
Agar progres terus melesat, Hutama Karya menambah tenaga kerja dan mempercepat kedatangan material utama ke lokasi proyek. Selain itu, perusahaan juga mengerahkan tambahan alat berat untuk mendukung pekerjaan konstruksi yang berlangsung secara paralel.
Tak hanya itu, operasional batching plant juga dioptimalkan guna menjaga suplai beton tetap stabil di lapangan. Strategi ini menjadi salah satu kunci agar pekerjaan konstruksi tidak mengalami hambatan.
Triple Shift Jadi Senjata Utama
Hutama Karya juga menerapkan pola kerja agresif demi mengejar target penyelesaian proyek. Salah satu strategi utama yang dijalankan yakni sistem kerja triple shift.
Melalui pola ini, aktivitas konstruksi berlangsung hampir tanpa henti sehingga produktivitas proyek tetap terjaga. Selain itu, perusahaan membagi area pekerjaan ke dalam beberapa zona pelaksanaan agar setiap tim dapat bekerja lebih fokus dan efisien.
Baca Juga
Metode pengerjaan paralel juga diterapkan pada pekerjaan struktur, arsitektur, dan MEP. Dengan cara tersebut, berbagai tahapan proyek bisa berjalan bersamaan tanpa harus menunggu proses lain selesai lebih dulu.
Perusahaan bahkan memabrikasi sejumlah material arsitektur seperti pintu dan jendela langsung di area proyek. Langkah ini dinilai efektif untuk mempercepat proses instalasi sekaligus memangkas potensi keterlambatan distribusi material.