News . 07/05/2026, 06:22 WIB
Dilaporkan terkait Unggahan Ceramah Jusuf Kalla
Memasuki 2026, Grace Natalie kembali menjadi perhatian publik usai unggahannya di media sosial dipersoalkan sejumlah organisasi masyarakat Islam.
Kasus tersebut bermula dari unggahan di akun Instagram pribadinya, @gracenat, pada April 2026. Dalam unggahan itu, Grace mengkritik pernyataan Jusuf Kalla saat memberikan ceramah di Universitas Gadjah Mada pada Maret 2026.
Fokus kritik Grace tertuju pada penggunaan istilah “syahid” yang menurutnya telah didistorsi.
Akibat unggahan tersebut, Grace dilaporkan oleh Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat yang terdiri dari 40 organisasi. Selain Grace, dua figur lain yakni Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda juga ikut dilaporkan.
Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.
Perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra, menyebut pelaporan dilakukan terkait narasi yang disertakan dalam unggahan potongan video ceramah Jusuf Kalla di Masjid UGM.
Ceramah JK kala itu membahas konflik Poso dan Ambon sebagai refleksi pentingnya menjaga kerukunan umat beragama.
"LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan LBH Syarikat Islam beserta LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN dan organisasi lainnya telah melaporkan tiga figur Ade Armando, lalu Permadi Arya, dan juga Grace Natalie," kata Gurun Arisastra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin.
Profil Grace Natalie
Grace Natalie Louisa lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982. Ia menyelesaikan pendidikan di SMAK 3 BPK Penabur sebelum melanjutkan kuliah Manajemen Akuntansi di Institut Bisnis Indonesia yang kini bernama Universitas Kwik Kian Gie.
Karier profesionalnya dimulai sebagai reporter SCTV pada akhir 2004. Setahun kemudian, Grace dipercaya menjadi anchor program Liputan6 SCTV.
Pada 2006, ia bergabung dengan ANTV sebelum pindah ke tvOne mengikuti seniornya, Karni Ilyas. Saat bekerja di tvOne, Grace juga sempat mengikuti kursus singkat di Maastricht School of Management, Belanda, pada Januari-April 2009.
Selama menjadi jurnalis, Grace pernah meliput berbagai konflik dan kasus terorisme di Indonesia, termasuk konflik horizontal di Poso dan penangkapan jaringan teroris di Sumatera serta Jawa.
Ia juga pernah mewawancarai sejumlah tokoh dunia seperti George Soros, Steve Forbes, José Ramos-Horta, dan Abhisit Vejjajiva.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id