Ekonomi . 04/05/2026, 20:54 WIB
Dalam program ini, pemerintah akan membangun berbagai jenis kapal dengan rincian:
1.000 kapal ukuran 30 GT
557 kapal ukuran 200 GT
20 kapal ukuran 500 GT
5 kapal pengangkut ukuran 500 GT
Sebanyak 1.000 kapal kecil nantinya akan terintegrasi dalam program Kampung Nelayan Merah Putih dan dikelola oleh koperasi desa. Sementara kapal berukuran besar akan dioperasikan bersama BUMN perikanan, yakni Agrinas Jaladri Nusantara.
Program ambisius ini juga mendapat dukungan dari kerja sama internasional. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya investasi dari pemerintah Inggris senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp91,6 triliun untuk mendukung pengembangan sektor perikanan Indonesia.
Seluruh kapal yang dibangun dalam program ini diproduksi di dalam negeri, sehingga turut memperkuat industri galangan kapal nasional sekaligus menyerap hingga 600.000 tenaga kerja dalam ekosistemnya.
Bagi masyarakat yang berminat bergabung, berikut tahapan seleksi yang perlu diperhatikan:
Pendaftaran: 4 Mei – 4 Juni 2026
Pengumuman hasil seleksi: 27 Juli 2026
Pelatihan dan sertifikasi: 3 Agustus – 30 Oktober 2026
Penempatan kerja: 1 November – 23 Desember 2026
Langkah KKP ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor maritim Indonesia terus berkembang dan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional.
Dengan kebutuhan tenaga kerja yang besar dan dukungan investasi internasional, program ini membuka peluang emas bagi masyarakat untuk berkarier di dunia perikanan modern.
Tak hanya soal pekerjaan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim besar di dunia. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id