Benarkah Rodtang vs Takeru 2 Setingan? Ini Fakta di Balik Rumor yang Ramai Dibahas

fin.co.id - 30/04/2026, 08:36 WIB

Benarkah Rodtang vs Takeru 2 Setingan? Ini Fakta di Balik Rumor yang Ramai Dibahas

Rodtang vs Takeru 2

fin.co.id - Kekalahan Rodtang Jitmuangnon dari Takeru Segawa pada ajang ONE Samurai 1 menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di dunia kickboxing tahun ini. Petarung asal Thailand yang dikenal dengan julukan “The Iron Man” itu harus menyerah lewat TKO pada ronde kelima setelah pertarungan berlangsung sengit.

Duel ulang tersebut membawa ekspektasi besar karena pada pertemuan pertama, Rodtang mampu mengakhiri laga hanya dalam waktu sekitar 80 detik. Dominasi cepat itu membuat banyak penggemar memprediksi hasil serupa akan kembali terjadi pada rematch.

Namun kenyataannya berbeda. Takeru tampil lebih disiplin, sabar, dan mampu mengontrol tempo pertarungan. Petarung asal Jepang itu perlahan membalikkan keadaan hingga akhirnya berhasil menghentikan Rodtang di ronde akhir.

Perubahan performa Rodtang menjadi perhatian publik. Meski tetap tampil agresif, banyak penonton merasa gaya bertarungnya tidak seintens biasanya. Dari sinilah muncul spekulasi bahwa duel tersebut bukan sepenuhnya pertarungan alami, melainkan bagian dari skenario tertentu.

Rumor tersebut berkembang luas di media sosial, forum combat sports, hingga komunitas Reddit. Apalagi, pertandingan berlangsung di tengah kabar hubungan yang disebut kurang harmonis antara Rodtang dan promotor ONE Championship.

Konflik Rodtang dan ONE Championship Jadi Pemicu Rumor

Isu dugaan pertandingan diatur mulai ramai setelah muncul laporan mengenai sengketa hukum antara Rodtang dan ONE Championship.

Beberapa pekan sebelum pertarungan berlangsung, promotor tersebut dikabarkan mengambil langkah hukum terhadap Rodtang terkait dugaan pelanggaran kontrak. Situasi ini memicu asumsi bahwa hubungan kedua pihak sedang tidak baik.

Menurut laporan media Thailand, nilai gugatan di negaranya disebut mencapai sekitar 542 juta baht atau setara ratusan miliar rupiah. Ada pula estimasi bahwa total klaim lintas negara dapat menyentuh angka 20 juta dolar AS karena proses hukum disebut berlangsung di Thailand, Singapura, dan Jepang.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran kontrak. ONE menilai Rodtang melakukan pelanggaran kewajiban kontrak secara berulang, termasuk pernyataan publik yang dianggap merugikan nama promotor.

Perselisihan semakin memanas ketika Rodtang mengklaim kontraknya telah berakhir, sementara pihak ONE menyatakan kesepakatan tersebut masih berlaku.

Narasi “Laga Terakhir” Takeru Ikut Membentuk Spekulasi

Selain konflik hukum, rumor lain muncul karena adanya narasi bahwa pertandingan tersebut menjadi salah satu laga penting dalam perjalanan karier Takeru.

Di sejumlah forum penggemar combat sports, muncul anggapan bahwa duel itu berpotensi menjadi momen terakhir Takeru di panggung besar. Dari situ berkembang asumsi bahwa kemenangan dianggap perlu diberikan demi penutupan karier yang dramatis.

Spekulasi tersebut banyak ditemukan dalam diskusi media sosial dan Reddit, meski tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak resmi.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca