fin.co.id - Stadion King Abdullah Sport City akan menjadi saksi bisu bentrokan sengit antara dua penghuni papan atas Liga Pro Saudi, Al Taawoun vs Al Ittihad, pada Rabu, 29 April 2026, pukul 23.10 WIB.
Al Taawoun yang kini bercokol di peringkat kelima bertekad memanfaatkan momentum keterpurukan Al Ittihad guna memperlebar jarak poin di klasemen.
Di sisi lain, pasukan Sergio Conceicao datang dengan beban berat setelah kekalahan tipis dari FC Machida Zelvia.
Laga tandang ini menjadi harga mati bagi tim tamu jika ingin mengembalikan martabat mereka dan kembali ke jalur kemenangan.
Dominasi Tuan Rumah vs Krisis Tim Tamu
Al Taawoun menjalani musim yang tergolong impresif. Mengantongi 49 poin dari 14 kemenangan dan 7 hasil imbang, skuat asuhan Pericles Chamusca ini memegang predikat sebagai tim dengan lini serang tersubur sekaligus pertahanan tersolid di luar posisi empat besar.
Meski peluang menuju kompetisi kontinental hampir tertutup karena selisih 14 poin dari Al Qadsiah, semangat juang mereka tetap membara, terutama setelah kemenangan moral 2-1 atas Al Najma pekan lalu.
Kondisi kontras dialami Al Ittihad. Raksasa Jeddah ini sedang berada di titik nadir setelah hanya mampu memetik satu kemenangan dari empat laga terakhir.
Kehilangan pilar utama seperti Karim Benzema dan N'Golo Kante yang hengkang pada bursa transfer musim dingin, masing-masing ke Al Hilal dan Fenerbahce, tampak meninggalkan lubang menganga yang sulit ditambal oleh Conceicao.
Kekuatan Markas Besar King Abdullah City
Al Taawoun dikenal sangat sulit ditaklukkan di kandang sendiri dengan catatan 7 kemenangan dan 4 hasil seri dari 14 laga.
Keunggulan atmosfer stadion ini akan menjadi tantangan besar bagi Al Ittihad yang musim ini tampil angin-anginan saat melakoni laga tandang.
Baca Juga
Namun, sejarah pertemuan (head-to-head) masih berpihak pada Al Ittihad.
Dalam lima pertemuan terakhir, tim tamu berhasil mengamankan tiga kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.
Rekor ini menjadi modal psikologis penting bagi skuat Conceicao untuk memutus tren negatif mereka.