Nasional . 25/04/2026, 10:21 WIB
fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 April 2026.
Informasi ini disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan menjadi perhatian penting bagi masyarakat di berbagai daerah.
Dalam laporan tersebut, beberapa wilayah diprediksi mengalami curah hujan cukup tinggi, bahkan mencapai kategori ekstrem.
Nusa Tenggara Timur mencatat potensi tertinggi hingga 125,3 mm per hari, disusul Aceh 98 mm/hari, Kalimantan Tengah 85 mm/hari, Kepulauan Riau 83 mm/hari, Jawa Timur 70,2 mm/hari, serta Jawa Barat 69,7 mm/hari. Kondisi ini tentu berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
BMKG menjelaskan, ada beberapa faktor utama yang memicu kondisi cuaca ekstrem ini. Di antaranya adalah aktivitas gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Kelvin, hingga Madden Julian Oscillation (MJO).
Selain itu, adanya sirkulasi siklon di wilayah barat Sumatra hingga Jawa turut memicu pertemuan angin yang mempercepat pembentukan awan hujan.
Tak hanya itu, suhu permukaan yang cukup panas pada siang hari serta kelembapan udara tinggi di lapisan bawah juga memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif yang berujung hujan deras.
Untuk periode 24–26 April 2026, sejumlah wilayah seperti Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur masuk kategori waspada. Sementara Jawa Barat, Sumatra Selatan, hingga Papua masuk kategori siaga karena berpotensi hujan lebih intens.
Memasuki periode 27–30 April 2026, wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, hingga Kalimantan dan Papua masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Bahkan beberapa daerah seperti Sumatra Barat, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan masuk kategori siaga.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di beberapa wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, hingga Papua Selatan yang dapat memperparah kondisi cuaca.
Dengan situasi ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Selain itu, penting untuk terus memantau informasi cuaca terbaru agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.
Peringatan dini ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem masih menjadi ancaman nyata. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi alam yang tidak menentu. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id