Kesehatan . 17/04/2026, 11:57 WIB

Bye-bye Perih Lambung! Obat Inovatif P-CAB Daewoong Resmi Masuk RI, Siap Geser Dominasi PPI?

Penulis : Sigit Nugroho
Editor : Admin

fin.co.id - Kabar gembira buat kamu yang sering tersiksa karena asam lambung atau GERD! Pernah merasa perih di dada tengah malam padahal sudah minum obat? Atau bosan karena harus minum obat tepat sebelum makan? Era baru pengobatan lambung di Indonesia resmi dimulai. Daewoong Pharmaceutical Indonesia baru saja mengumumkan bahwa BPOM RI memberikan lampu hijau untuk Fexuprazan 40 mg, sebuah obat revolusioner untuk mengatasi esofagitis erosif. Ini bukan sekadar obat biasa, tapi teknologi medis masa depan yang siap mengubah hidup jutaan penderita gangguan lambung di tanah air!

Teknologi P-CAB: Kerja Kilat Sejak Dosis Pertama, Gak Perlu Nunggu Lama!

Selama bertahun-tahun, golongan obat Proton Pump Inhibitor (PPI) menjadi andalan utama dokter di Indonesia untuk menangani masalah lambung. Namun, jujur saja, PPI punya banyak keterbatasan yang sering bikin pasien tidak nyaman. Obat jenis lama ini butuh waktu berhari-hari untuk mencapai efek maksimal, harus diminum saat perut kosong, dan seringkali gagal menahan asam lambung saat kita tidur malam. Di sinilah Fexuprazan hadir sebagai penyelamat.

Fexuprazan mengusung mekanisme P-CAB (Potassium-Competitive Acid Blocker). Berbeda dengan pendahulunya, mekanisme ini bekerja langsung menghambat pompa proton tanpa perlu menunggu aktivasi dari asam lambung. Hasilnya? Obat ini bekerja sangat cepat sejak dosis pertama! Kamu bisa merasakan redanya gejala perih baik di siang maupun malam hari secara konsisten. Tidak perlu lagi repot mengatur alarm makan, karena kamu bisa mengonsumsi obat ini kapan saja, satu kali sehari, tanpa bergantung pada jadwal makan. Kualitas hidup pun otomatis meningkat drastis!

Data Klinis Buktikan Keunggulan: Pasien Jakarta Sudah Merasakan Manfaatnya!

Daewoong tidak main-main dalam membuktikan efektivitas produk ini. Mereka melakukan kolaborasi erat dengan tenaga medis lokal melalui Indonesian Investigator-Initiated Trial (IIT). Studi ini melibatkan 134 pasien di tiga rumah sakit ternama di Jakarta, yaitu RS Universitas Indonesia (RSUI), RSI Cempaka Putih, dan RS Menteng Mitra Afia (RSMMA). Hasilnya sangat memuaskan dan bikin tenang para pasien di Indonesia.

Fexuprazan 40 mg terbukti tidak kalah (non-inferiority) dibandingkan Esomeprazole 40 mg. Bahkan, data menunjukkan keunggulan pada kecepatan perbaikan gejala yang lebih kilat. Selain itu, Fexuprazan memiliki ketergantungan yang rendah terhadap enzim hati CYP2C19. Artinya, risiko interaksi dengan obat lain—terutama obat jantung—sangat minim. Ini tentu menjadi angin segar bagi pasien yang harus mengonsumsi banyak obat setiap harinya.

BPOM Diakui Dunia: Akses Obat Inovatif Kini Lebih Cepat

Kehadiran Fexuprazan di Indonesia juga menjadi bukti kapabilitas regulator kita. Persetujuan izin edar yang efisien dari BPOM mencerminkan statusnya sebagai otoritas kelas dunia yang telah diakui sebagai WHO Listed Authority (WLA). Sinergi antara Daewoong dan BPOM mempercepat akses masyarakat terhadap pengobatan mutakhir yang sebelumnya sulit didapatkan.

In Hyun, Executive Director Indonesia Business Division Daewoong, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menjadi mitra kesehatan bagi masyarakat. Daewoong berencana mengajukan uji klinis fase 3 multi-negara untuk terus memperluas indikasi penggunaan obat ini. "Persetujuan ini menjadi tonggak penting. Kami akan terus melakukan pertukaran akademik bersama tenaga medis Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata," ujarnya penuh optimisme.

Pasar Obat Lambung RI Tembus Rp2,4 Triliun, Kebutuhan Terus Melejit!

Kenapa kehadiran Fexuprazan sangat krusial saat ini? Indonesia adalah pasar raksasa dengan 280 juta penduduk. Perubahan pola makan dan gaya hidup yang serba cepat membuat prevalensi gangguan lambung terus meroket. Data dari IQVIA menunjukkan nilai pasar obat antiulkus di Indonesia mencapai Rp2,4 triliun pada 2024 dan terus tumbuh 6% setiap tahunnya. Kehadiran terapi inovatif seperti P-CAB bukan lagi sekadar pilihan, tapi sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi pasien yang menginginkan kesembuhan lebih cepat.

Fexuprazan: Siap Taklukkan 100 Negara pada 2027

Dikembangkan selama 13 tahun sejak 2008, Fexuprazan terpilih sebagai "Next Generation World Class Product" di Korea Selatan. Hingga saat ini, obat ini telah menjangkau 30 negara melalui kontrak ekspor dan mendapat izin edar di 16 negara, termasuk Tiongkok dan kini Indonesia. Dengan waktu paruh mencapai 9 jam, obat ini memastikan lambung kamu tetap terlindungi sepanjang malam. Daewoong menargetkan jangkauan global hingga 100 negara pada tahun 2027 mendatang. Jangan sampai kamu ketinggalan informasi medis terbaru ini untuk kesehatan lambungmu! (*)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id