Internasional . 08/04/2026, 10:00 WIB
fin.co.id - Di tengah sunyi dan gelapnya ruang angkasa, ketika jarak dengan Bumi mencapai ratusan ribu kilometer, para awak Artemis II tetap bisa berbicara, berbagi cerita, dan terhubung dengan manusia di planet asalnya. Momen ini menjadi salah satu sisi paling humanis dari misi besar tersebut.
Bukan hanya soal teknologi canggih, tetapi juga tentang bagaimana manusia tetap membawa kebutuhan dasar untuk berkomunikasi, bahkan saat berada sejauh mungkin dari rumah.
Dalam fase perjalanan setelah flyby Bulan, awak Artemis II berada pada jarak lebih dari 200 ribu mil dari Bumi. Di titik ini, komunikasi menjadi tantangan tersendiri karena keterbatasan sinyal dan jeda waktu.
Namun, teknologi yang digunakan memungkinkan percakapan tetap berlangsung. Salah satu momen menarik adalah ketika kru Artemis II melakukan panggilan audio dengan astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Meski hanya berlangsung sekitar 15 menit dan tanpa video, percakapan ini menjadi bukti bahwa jarak bukan lagi penghalang utama dalam eksplorasi modern.
Interaksi antar astronaut ini bukan hanya tentang laporan misi atau data teknis. Di balik percakapan tersebut, terdapat pertukaran pengalaman dan perasaan yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah berada di luar angkasa.
Dalam pembaruan misi, disebutkan bahwa komunikasi ini menjadi sarana untuk berbagi kesan setelah melakukan flyby Bulan. Pengalaman tersebut masih segar, sehingga setiap cerita memiliki nilai penting bagi pemahaman misi ke depan.
Ada sisi emosional yang sulit diukur dengan angka, tetapi sangat berarti bagi perjalanan manusia di luar angkasa.
Kemampuan komunikasi jarak jauh ini tidak lepas dari peran sistem jaringan luar angkasa yang kompleks. Sinyal dari pesawat Orion dikirim ke jaringan antena di Bumi, kemudian diteruskan ke berbagai pusat kontrol dan bahkan ke orbit rendah tempat ISS berada.
Proses ini terjadi dalam hitungan detik, meskipun jarak yang ditempuh sinyal sangat jauh. Hal ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dalam beberapa dekade terakhir.
Jika dibandingkan dengan era Apollo, sistem saat ini jauh lebih stabil dan mampu mendukung kebutuhan komunikasi yang lebih kompleks.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id