Internasional . 08/04/2026, 11:00 WIB

Dampak Perang Iran, Krisis Gas Elpiji Hantui India

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Pemerintah Berusaha Meredam Krisis

Pemerintah India mencoba merespons dengan meningkatkan distribusi tabung gas kecil untuk kelompok rentan, termasuk pekerja migran.

Namun, di lapangan, tantangan tetap besar. Banyak pekerja migran tidak memiliki dokumen resmi yang diperlukan untuk mendapatkan akses elpiji secara legal, sehingga mereka semakin terpinggirkan.

Di sisi lain, pemerintah juga menegaskan bahwa secara nasional, pasokan masih dalam kondisi terkendali, meskipun tekanan di beberapa wilayah tetap terasa.

Krisis Energi yang Mengungkap Kerentanan

fin.co.id - Krisis ini memperlihatkan satu hal penting: ketergantungan tinggi pada impor energi membuat suatu negara sangat rentan terhadap gejolak global.

Seperti diungkapkan oleh pelaku industri, “situasi ini masih bisa dikelola, tetapi jika terus berlanjut, dampaknya akan signifikan, terutama pada sektor padat karya.”

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran bahwa krisis ini bukan hanya sementara, tetapi bisa berkembang menjadi masalah struktural jika tidak ditangani dengan cepat.

Penutup

Krisis elpiji di India akibat konflik Iran menjadi contoh nyata bagaimana geopolitik global dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat biasa. Dari dapur rumah tangga hingga sektor industri, dampaknya terasa luas dan berlapis.

Yang paling terdampak justru kelompok paling rentan, yaitu pekerja migran, yang kini harus memilih antara bertahan dalam ketidakpastian atau kembali ke desa untuk sekadar bertahan hidup.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya ketahanan energi dan diversifikasi sumber daya, agar negara tidak terlalu bergantung pada dinamika global yang sulit dikendalikan.

Referensi: BBC News, Reuters, The Times of India, NDTV, Business Standard

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id