Lifestyle . 13/08/2026, 17:11 WIB

Tetap #Cari_Aman di Tengah Kemacetan, WMS Bagikan Lima Tips Berkendara Aman

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id – Kemacetan menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas masyarakat di kota metropolitan. Tingginya mobilitas dan padatnya volume kendaraan, terutama pada jam sibuk, membuat pengendara harus menghadapi kondisi lalu lintas yang bergerak lambat.

Situasi tersebut bukan hanya menguras waktu, tetapi juga dapat meningkatkan risiko di jalan. Konsentrasi yang menurun, rasa jenuh, hingga emosi yang tidak terkendali menjadi sejumlah faktor yang perlu diantisipasi pengendara.

Melihat kondisi itu, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), kembali mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan keselamatan melalui semangat #Cari_Aman.

Kemacetan seharusnya tidak menjadi alasan bagi pengendara untuk mengabaikan keselamatan. Sebaliknya, kondisi tersebut menuntut pengendara untuk lebih disiplin, sabar, dan peduli terhadap pengguna jalan lainnya.

“Banyak orang menganggap kemacetan hanya menghabiskan waktu. Padahal, kondisi lalu lintas yang padat justru membutuhkan tingkat kesabaran dan kewaspadaan yang lebih tinggi. Melalui #Cari_Aman, kami ingin mengingatkan bahwa keselamatan tidak ditentukan oleh cepat atau lambatnya kendaraan melaju, tetapi oleh setiap keputusan yang diambil pengendara selama berada di jalan,” ucap Head of Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

Untuk membantu masyarakat tetap aman selama berkendara di tengah kemacetan, WMS membagikan lima tips yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

1. Jaga Jarak Aman

Meski kendaraan bergerak perlahan, pengendara tetap perlu memberikan ruang yang cukup dengan kendaraan di depannya. Jarak aman dapat memberikan waktu untuk melakukan pengereman ketika kendaraan di depan berhenti secara tiba-tiba.

Dengan menjaga jarak, potensi terjadinya tabrakan akibat reaksi mendadak juga dapat diminimalkan.

2. Tetap Fokus dan Waspada

Kondisi lalu lintas yang bergerak lambat bukan berarti pengendara boleh mengurangi kewaspadaan. Pergerakan kendaraan di sekitar, pejalan kaki, hingga berbagai hambatan yang muncul secara tiba-tiba tetap harus diperhatikan.

Konsentrasi yang terjaga membantu pengendara mengambil keputusan dengan lebih tepat ketika menghadapi situasi yang tidak terduga.

3. Hindari Selap-Selip

Keinginan untuk segera keluar dari kemacetan terkadang membuat pengendara memaksakan diri melewati celah sempit di antara kendaraan.

Manuver tersebut berisiko menimbulkan senggolan maupun kecelakaan. Mengikuti arus lalu lintas dengan sabar menjadi pilihan yang lebih aman dibanding mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id