Tanggapan Rizieq Shihab: Pilih Tunggu dan Lihat
Sementara itu, Rizieq Shihab juga membantah keras tudingan bahwa dirinya terlibat dalam koordinasi penyebaran isu ijazah Jokowi.
Ia bahkan menegaskan tidak memiliki hubungan komunikasi dengan AHY maupun Puan Maharani.
Rizieq mengatakan dirinya baru mengenal AHY dari pemberitaan media sebagai putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Meski begitu, Rizieq memilih untuk tidak langsung menempuh jalur hukum menuju penyebar narasi tersebut.
Ia menyatakan akan melihat perkembangan isu terlebih dahulu sebelum mengambil langkah hukum.
Namun jika isu tersebut berkembang menjadi masalah politik yang lebih besar, ia membuka kemungkinan untuk membawa perkara tersebut ke ranah hukum.
Di tengah polemik yang terus berkembang, Jokowi sendiri memilih ketenangan.
Presiden menegaskan tidak ingin berspekulasi atau menuduh pihak mana pun terkait isu tersebut.
Ia memilih menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.
Bagi Jokowi, memastikan mekanisme hukum adalah cara terbaik untuk kebenaran atas tuduhan yang beredar di masyarakat.
Baca Juga
Kasus ini juga menjadi gambaran bagaimana informasi di era digital dapat menyebar dengan sangat cepat, terutama melalui media sosial dan platform video.
Narasi yang belum tentu terverifikasi bisa dengan mudah menjadi viral dan menarik banyak pihak.
Oleh karena itu, sejumlah pihak menilai pentingnya literasi digital dan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah kabar.
Polemik ijazah Jokowi sendiri hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Namun kebenaran atas berbagai tudingan yang muncul diharapkan dapat terungkap melalui proses hukum yang transparan. (*)