Organisasi ini menilai pembatasan akses digital menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mental dan perkembangan anak.
Selain itu, pembatasan ini juga membantu orang tua lebih sadar dalam mengontrol penggunaan gawai di rumah.
Dengan adanya regulasi, diharapkan pola pengasuhan bisa kembali berfokus pada interaksi nyata, bukan layar.
Orang Tua Wajib Waspada
Situasi ini menjadi alarm bagi para orang tua. Memberikan gawai pada anak memang terasa praktis, namun dampaknya tidak bisa dianggap sepele.
Alih-alih bergantung pada gadget, orang tua perlu aktif membangun komunikasi dengan anak. Aktivitas sederhana seperti berbicara, membaca buku, atau bermain bersama terbukti jauh lebih efektif dalam merangsang perkembangan bahasa.
Dengan pendekatan yang tepat, anak bisa tumbuh dengan kemampuan komunikasi yang optimal sekaligus memiliki keterampilan sosial yang baik. (ANTARA)