Internasional . 02/03/2026, 12:39 WIB
Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah dan, khususnya, dinamika hubungan antara Iran dan sekutu Barat, menunjukkan betapa rapuhnya struktur pasokan energi global. Selat Hormuz sebagai jalur vital energi menjadi pusat perhatian utama ketika konflik meningkat, dan pasar merespons dengan cepat melalui lonjakan harga minyak. Peristiwa ini mempertegas bahwa stabilitas geopolitik dan keamanan jalur pasokan memainkan peran sentral dalam menjaga keseimbangan pasar energi global.
Dengan harga minyak yang berpotensi melampaui US$100 per barel jika ketidakpastian terus berlanjut, dampaknya bisa terasa di seluruh sektor ekonomi, dari inflasi hingga kebijakan moneter dan konsumsi rumah tangga. Persoalan ini bukan hanya tentang geopolitik, tetapi juga keterkaitan antara konflik dan kesejahteraan ekonomi dunia.
BBC News, Oil prices rise after ships attacked near Strait of Hormuz
Reuters, Iran protests over cost of living spread across cities
The National, High inflation and currency depreciation in Iran
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id