Kesehatan . 25/02/2026, 17:58 WIB

Pantyliner vs Tanpa Pelapis: Mana yang Lebih Sehat untuk Miss V?

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

Tentu saja, pantyliner tidak sepenuhnya dilarang. Ada kondisi tertentu di mana produk ini sangat berguna, asalkan kamu mengikuti aturan main yang sehat. Kamu bisa menggunakannya pada saat-saat berikut:

  • Menjelang dan Setelah Menstruasi: Saat muncul bercak darah (spotting) yang tidak terlalu banyak.
  • Saat Keputihan Meningkat: Misalnya selama masa ovulasi, namun tetap pastikan untuk menggantinya setiap 3-4 jam sekali.
  • Acara Singkat: Gunakan saat menghadiri acara formal di mana kamu tidak sempat mengganti pakaian dalam dalam waktu lama.

Pilihlah produk yang memiliki label berpori, tidak mengandung pewangi, dan bebas dari bahan pemutih kimia yang keras. Ingat, prinsip utamanya adalah Ganti Sebelum Lembap. Jangan menunggu hingga pelapis terasa penuh atau basah kuyup.

Secara medis, tidak menggunakan pantyliner jauh lebih sehat untuk menjaga ekosistem alami vagina. Namun, jika situasi memaksa kamu untuk memakainya, pastikan kamu disiplin dalam menjaga durasi pemakaian. Kesehatan reproduksi bukan sekadar tentang merasa bersih di permukaan, tapi tentang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalamnya. Jangan sampai keinginan untuk tampil higienis justru merusak pertahanan alami tubuh kamu sendiri.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id