Nasional . 24/02/2026, 15:45 WIB

Sanur Terendam Banjir Parah, Ketinggian Air Sepinggang: Turis Asing Terpaksa Dievakuasi

Penulis : Lina
Editor : Lina

fin.co.idCuaca ekstrem yang mengguyur Pulau Dewata memicu banjir besar di kawasan wisata Sanur, Denpasar, Selasa 24 Februari 2026. Tingginya genangan air memaksa tim SAR mengevakuasi puluhan warga dan wisatawan mancanegara menggunakan perahu karet setelah penginapan mereka terendam banjir sejak Minggu malam.

Titik terparah terpantau di sepanjang Jalan Bumiayu, Sanur. Ketinggian air di lokasi ini dilaporkan mencapai sepinggang orang dewasa, menjadikannya banjir tertinggi sejak Desember tahun lalu. Air mulai merangkak naik pada pukul 22.00 WITA dan mencapai puncaknya pada dini hari.

"Jam 10 malam air mulai naik, dan sekitar jam 01.00 air sudah sangat tinggi sampai kasur semua basah," ungkap Wayan Kecor, salah satu pemilik warung di Jalan Bumiayu yang terdampak banjir.

Aksi Evakuasi Wisatawan dan Hewan Peliharaan

Merespons situasi darurat tersebut, Tim SAR Samapta Polda Bali mengerahkan 14 personel ke lokasi kejadian setelah menerima koordinasi dari BPBD Kota Denpasar. Petugas menyisir area menggunakan empat kano dan satu perahu karet untuk menjemput warga serta tamu penginapan yang terjebak.

Koordinator SAR, Gede Sutrawan, menyebutkan bahwa hingga Selasa pagi, petugas telah mengevakuasi belasan orang dari berbagai titik genangan. Menariknya, evakuasi tidak hanya menyasar manusia, tetapi juga hewan peliharaan milik warga.

"Sejauh ini kami mengevakuasi lima tamu di satu titik dan tujuh orang lainnya di sisi utara, termasuk seekor anjing yang juga terjepit banjir," jelas Gede Sutrawan saat memimpin proses evakuasi.

Evakuasi Mandiri ke Hotel Terdekat

Parahnya kondisi banjir kali ini membuat sejumlah pengelola vila bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri sebelum bantuan tiba. Wayan Yadhi, staf di Villa B3, menceritakan bahwa atasannya terpaksa pindah ke hotel lain karena air terus meninggi di dalam penginapan.

"Dulu bulan Desember tidak setinggi ini. Pagi-pagi bos saya sudah minta dievakuasi dan pindah sementara ke Swiss-Belin," kata Wayan.

Untuk mempercepat surutnya air, Dinas PUPR Kota Denpasar telah menerjunkan armada vacuum jetting guna menyedot genangan di titik-titik krusial. Saat ini, akses wisatawan diarahkan melalui Jalan Pungutan dan Jalan Danau Tamblingan untuk menghindari area yang masih terendam.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id