Serba Serbi Ramadhan . 24/02/2026, 20:15 WIB
“Ya Allah, berikanlah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berikanlah aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan. Lindungilah aku bersama orang-orang yang Engkau lindungi. Berkahilah apa yang Engkau anugerahkan kepadaku. Jauhkanlah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau tolong. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau, wahai Tuhan kami.”
Doa qunut bukan sekadar bacaan rutin, melainkan rangkuman permohonan paling lengkap.
Di dalamnya terdapat harapan akan:
Momentum pertengahan hingga akhir Ramadan sering kali menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak doa, mengingat sepuluh malam terakhir menyimpan peluang meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Dalam salat berjamaah, terdapat sedikit perbedaan redaksi. Imam biasanya mengganti kata ganti tunggal menjadi bentuk jamak, misalnya dari “-ni” (aku) menjadi “-na” (kami).
Sementara itu, makmum cukup mengucapkan “Aamiin” pada setiap bagian doa yang dibacakan.
Hal ini menunjukkan kebersamaan dalam bermunajat dan memohon rahmat Allah SWT.
Hadirnya qunut di separuh akhir Ramadan seakan menjadi pengingat bahwa bulan suci hampir mencapai garis akhir.
Ini adalah momen untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak istighfar, dan memperkuat harapan akan ampunan.
Banyak ulama menganjurkan agar umat Muslim tidak menyia-nyiakan malam-malam terakhir Ramadan.
Selain memperbanyak salat dan sedekah, doa qunut menjadi salah satu ikhtiar spiritual yang sarat makna.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id