Internasional . 23/02/2026, 10:14 WIB
fin.co.id - Badai salju dahsyat menyapu wilayah timur laut Amerika Serikat dan menempatkan sekitar 54 juta orang di bawah peringatan cuaca ekstrem. Kota terpadat di negara itu, New York City, menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah. Otoritas setempat mengeluarkan larangan perjalanan total, menutup jalan raya, jembatan, serta menghentikan sebagian besar aktivitas transportasi umum demi keselamatan publik.
Badai jenis nor’easter ini diperkirakan menjadi yang paling kuat dalam hampir satu dekade terakhir. Pusat tekanan rendah diprediksi berkembang cepat pada Minggu sore hingga malam waktu setempat, memperkuat intensitas angin, hujan salju, dan risiko banjir pesisir. Layanan cuaca nasional memperingatkan bahwa kombinasi angin kencang dan curah salju tebal dapat menciptakan kondisi whiteout yang berbahaya, di mana jarak pandang hampir nol.
Seorang meteorolog dari National Weather Service menyatakan kepada mitra BBC di AS, CBS News, bahwa meskipun wilayah timur laut sering mengalami nor’easter, “Sudah beberapa tahun sejak kita melihat badai dengan skala sebesar ini melanda wilayah yang begitu luas dan padat penduduk.” Pernyataan itu menggambarkan betapa jarangnya fenomena sebesar ini terjadi dalam satu dekade terakhir.
Wali Kota Zohran Mamdani mengumumkan status darurat dan menetapkan larangan perjalanan penuh mulai pukul 21.00 waktu setempat hingga siang hari berikutnya. Sekolah diliburkan, seluruh jalan, jalan tol, dan jembatan ditutup untuk kendaraan non-darurat. Pemerintah kota menekankan bahwa pembatasan ini diperlukan untuk mencegah kecelakaan dan mempermudah akses kendaraan darurat.
Curah salju di wilayah metropolitan diperkirakan mencapai 18 hingga 24 inci, bahkan hingga 28 inci di beberapa titik. Suhu turun hingga sekitar minus 6 derajat Celsius, memperparah risiko hipotermia dan pembekuan pipa air. Dalam konferensi pers, Mamdani mengingatkan bahwa fase terberat badai diperkirakan terjadi pada malam hari, saat angin bertiup paling kencang dan akumulasi salju meningkat cepat.
Gubernur Negara Bagian New York, Kathy Hochul, juga menetapkan keadaan darurat untuk seluruh negara bagian. Sekitar 100 personel Garda Nasional dikerahkan untuk membantu respons darurat. Ia memperingatkan, “Ini akan menjadi sesuatu yang belum kita lihat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak warga bisa mengalami pemadaman listrik.” Wilayah Long Island dan bagian selatan negara bagian disebut berada tepat di jalur inti badai.
Dampak badai terasa langsung pada sektor penerbangan. Lebih dari 3.500 penerbangan di seluruh Amerika Serikat dibatalkan dalam satu hari, sementara ratusan lainnya mengalami penundaan. Bandara-bandara utama di kawasan timur laut menghentikan operasional sebagian besar penerbangan demi keselamatan.
Di negara bagian tetangga, New Jersey, Gubernur Mikie Sherrill menghentikan layanan bus, light rail, dan jaringan transportasi publik lainnya mulai Minggu malam. Ia menyebut badai ini berpotensi menjadi yang terburuk sejak 1996 dan meminta warga untuk tetap berada di rumah.
Langkah serupa diambil di Connecticut, di mana Gubernur Ned Lamont menandatangani perintah darurat yang melarang kendaraan komersial melintas di jalan raya negara bagian. Negara bagian Massachusetts, Delaware, dan Rhode Island juga menetapkan keadaan darurat. Kota Boston menutup sekolah sebagai langkah pencegahan.
Selain salju lebat, hembusan angin diperkirakan mencapai 65 hingga 70 mil per jam atau lebih dari 110 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir. Otoritas memperingatkan potensi pohon tumbang, kabel listrik putus, dan pemadaman massal. Kombinasi gelombang tinggi dan tekanan angin kuat juga meningkatkan risiko banjir pesisir.
Sebagian wilayah Kanada timur, termasuk Nova Scotia, turut bersiap menghadapi dampak badai yang bergerak ke arah utara. Peringatan cuaca oranye diberlakukan sebagai antisipasi angin kencang dan hujan salju tambahan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id