Ragam . 04/02/2026, 17:08 WIB
Dana ini diarahkan untuk peningkatan produktivitas lahan pertanian melalui penguatan dan keberlanjutan sistem irigasi.
Bagaimana detailnya?
Pemerintah menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 15.905 hektar.
Tujuannya jelas, membuka dan memperluas areal pertanian yang produktif.
Tak hanya itu, rehabilitasi jaringan irigasi eksisting seluas 97.430 hektar juga menjadi agenda penting.
Ini krusial agar suplai air ke lahan pertanian tetap lancar dan berkelanjutan.
Lebih jauh lagi, Kementerian PU juga bergerak aktif dalam pengendalian banjir.
Sepanjang 82 kilometer pengendalian banjir akan dilakukan.
Tindakan ini penting untuk melindungi kawasan pertanian dan permukiman dari ancaman bencana.
Pengamanan pantai sepanjang 8 kilometer juga tak luput dari perhatian, demi menjaga kelestarian kawasan pesisir dan lahan produktif.
Untuk menjamin ketersediaan air, program penyediaan air baku berkapasitas 500 liter per detik terus digalakkan.
Pengembangan sumber air tanah dan embung di sekitar 800 titik juga menjadi prioritas.
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) akan menjangkau 12.000 lokasi.
Tak hanya soal pangan, konektivitas wilayah juga menjadi kunci pertumbuhan ekonomi.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id