Ruang Cerita . 21/12/2025, 17:12 WIB
Laksa dan Bacang adalah contohnya. Dua hidangan ini kini tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) dari Kota Tangerang. Bukan sekadar kuliner, tetapi representasi akulturasi yang unik.
Laksa lahir dari tradisi agraris. Bahan dasarnya, beras, kelapa, dan rempah, mencerminkan hasil bumi masyarakat Cisadane yang dulunya didominasi komoditas padi.
Kuah santan gurihnya menyimpan ingatan tentang sawah, ladang, dan dapur tradisional.
Sementara Bacang lebih dari sekadar penganan. Hidangan ini melekat erat dalam ritual budaya Tionghoa Benteng.
“Setiap Bacang yang dibuat, ada makna doa dan kebersamaan. Itu sebabnya tradisi ini tak pernah absen dari perayaan budaya Cina Benteng,” tutur Hendra Achonk Lim, pegiat budaya Cina Benteng.
Upaya pelestarian keduanya tidak mudah. Dibutuhkan tim perumus WBTb yang berisi sejarawan, budayawan, akademisi, dan pemerintah kota.
“Kami berharap generasi berikutnya tidak hanya mengenal rasanya, tetapi juga makna di baliknya,” ungkap Mushab Abdu Asy Syahid.
Dengan pengakuan nasional, Laksa dan Bacang kini bukan sekadar sajian di meja makan. Keduanya adalah identitas, pengikat sejarah, dan kebanggaan Kota Tangerang.
Di setiap sendok kuah Laksa dan setiap lipatan Bacang, ada rasa yang bisa dinikmati, sekaligus warisan dan perlu dirawat bersama.
Jejak Rasa Tionghoa Benteng
Kuah santan kental mengepul, berpadu aroma kari yang gurih dan segar. Di atasnya, mi beras terbenam bersama taburan kacang hijau dan potongan ayam empuk.
Itulah Laksa Tangerang, semangkuk kehangatan yang selalu jadi incaran di pagi hingga malam hari.
Berbeda dengan laksa di daerah lain, versi Tangerang lahir dari dapur Cina Benteng. Resep leluhur mereka berpadu dengan bumbu lokal, menciptakan gaya baru yang hingga kini jadi identitas kuliner kota.
Tak kalah memikat, Bacang hadir dengan aroma daun dan bambu yang khas. Saat dibuka, uap hangat langsung menyeruak.
Beras ketan berisi daging babi, tapi tak jarang yang menggantinya dengan isian daging ayam, sapi, ataupun udang untuk bisa dinikmati masyarakat muslim di Kota Tangerang.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id