Karyawan di Gedung Terra Drone berupaya menyelamatkan diri (video)
Proses identifikasi pun selesai. Pemulangan jenazah Ervina dari Rumah Sakit Polri berlangsung dalam suasana haru. Lantunan tahlil mengiringi saat peti dimasukkan ke dalam ambulans. Keluarga dan kerabat berdiri mematung, mengantarkan kepergian yang tak pernah mereka siapkan.
Jenazah Ervina tiba di rumah duka di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu malam, 10 Desember 2025. Kedatangannya disambut isak tangis keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak sore. Di rumah itu, langkah-langkah menjadi pelan, seolah semua orang sedang belajar menerima perpisahan.
Peti jenazah diusung masuk dan diletakkan di ruang tengah. Isak tangis keluarga pun pecah. Kakak Ervina, Anggriani atau Ani, tak kuasa menahan tangis. Tubuhnya melemah hingga harus dituntun ke teras rumah.
Endang Supardi lalu membuka peti jenazah untuk menatap wajah putrinya untuk terakhir kali sebelum diberangkatkan ke masjid. Tatapannya singkat, namun cukup untuk mengunci sebuah kenangan.
Voice note itu menjadi jejak terakhir sebelum sang pengirim, Ervina (25), ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan.
Baca Juga
Usai lima menit di rumah duka, peti jenazah dibawa ke masjid untuk disalatkan. Pihak keluarga memohonkan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup. Setelah itu, jenazah dibawa untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di kawasan Jagakarsa sekitar pukul 20.00 WIB.
Pemakaman berlangsung tenang. Tidak ada hiruk-pikuk, tak ada lagi tangis histeris, hanya doa dan langkah-langkah yang pelan meninggalkan liang lahat. Angin membawa bau tanah yang basah, dan malam menutup prosesi itu dalam sunyi dan pilu.
Setelah pemakaman, Endang Supardi menyampaikan bahwa keluarga telah mengikhlaskan kepergian Ervina. Ia mengatakan tidak menuntut apa pun kepada perusahaan tempat putrinya bekerja.
"Keluarga sudah ikhlas, saya lepaskan semuanya dan tidak menuntut apa apa kepada Terra Drone," kata Endang.
Selain Ervina, jenazah korban lainnya juga telah dikembalikan ke keluarga setelah proses identifikasi selesai di RS Polri. Total ada 22 jenazah dalam insiden itu yang telah dikembalikan ke keluarga.