"Sebelum lomba harus diseting dulu. Malamnya dikasih jangkrik banyak, terus pagi dikasih lagi," katanya.
Embusan angin sore itu membuat suasana makin nyaman. Satu per satu burung pun mulai dinaikkan ke atas tiang gantangan.
Dengan membeli tiket Rp35.000 hingga Rp50.000, penikmat suara kicau sudah bisa unjuk kebolehan suara burung yang mereka miliki.
Sebanyak tujuh juri dalam perlombaan burung ini juga mulai bersiap memberikan penilaian kepada masing-masing burung.
Burung-burung yang naik ke gantangan seakan sudah siap untuk mengeluarkan suara terbaiknya.
Berbagai macam suara isian yang dimiliki pun mereka keluarkan, tak ragu dengan lawan yang ada di hadapannya.
Sang pemilik atau penikmat suara burung kicau yang hadir di lokasi pun sangat antusias. Mereka tidak ragu memberikan semangat kepada burung kesayangan.
"Nah itu juri," teriak penikmat suara burung kicau.
"Ini pantau juri," sahut lainnya dari sisi lain gantangan.
Baca Juga
Waktu seakan begitu cepat. Sore dengan awan mendung tidak mematahkan semangat para Kicau Mania.
Suara burung yang digantungkan di gantangan besi itu pun masih ramai terdengar. Disertai obrolan dari setiap penikmat suara burung masih ramai terdengar di sisi luar arena.
Reporter fin.co.id menghampiri salah satu pemenang lomba, yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari arena gantangan tersebut.
Maulana, salah satu pemenang kontes Burung Murai Batu ini berbagi pengalamannya. Ia mengaku melakukan perawatan rutin kepada burung kesayangannya.