Kicau Mania: Antara Hobi, Gengsi dan Silaturahmi

fin.co.id - 23/11/2025, 19:59 WIB

Kicau Mania: Antara Hobi, Gengsi dan Silaturahmi

"Pantau juri". Kalimat yang banyak dikeluarkan Kicau Mania sore itu. Srengseng Arena menjadi saksi. Di mana hobi, gengsi dan silaturahmi hadir dalam satu tempat.

Sahroni - JAKARTA

Di Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat, terdapat tempat yang setiap sore berubah menjadi titik kumpul para pecinta burung. Gantangan. Umumnya disebut seperti itu. Tempat kontes burung berkicau.

Arenanya terbuat dari tiang besi dan tertutup asbes. Di bagian atas, terdapat tempat untuk menggantung sangkar. Tempat ini menjadi ajang bergengsi dan silaturahmi para pehobi burung kicau atau yang akrab disapa "Kicau Mania".

Saya datang lebih awal, sekira pukul 14.30 WIB. Suasananya belum terlalu ramai. Baru ada beberapa yang terlihat sedang berbincang dengan rekannya. Lainnya sibuk menyiapkan 'jagoannya'.

Meski tidak begitu megah, suasana yang terasa begitu hidup ketika memasuki arena gantangan. Canda tawa para Kicau Mania melengkapi arena perlombaan. Saya memesan kopi sachet dan duduk di bangku sederhana yang telah disediakan.

Sore sekitar pukul 15.00 WIB, para Kicau Mania mulai berdatangan. Ada yang membawa kandang dengan satu tangan, ada juga yang menggendong sangkar menggunakan tali khusus.

Tidak sedikit dari semua yang datang ke arena tampak dengan wajah serius, seolah-olah sedang membawa atlet ke sebuah pertandingan. Hampir setiap akhir pekan, 'Srengseng Arena' ini dipadati Kicau Mania.

Kicau Mania: Antara Hobi, Gengsi dan Silaturahmi

Semakin sore semakin ramai. Suara Burung Murai Batu dan Cucak Hijau saling bersahutan. Karena memang hanya dua jenis burung tersebut yang dilombakan sore itu.

Salah satu Kicau Mania bernama Junaidi (biasa dipangil Junet, red) mengaku sering datang ke gantangan tersebut.

Pria yang tinggal di sekitar wilayah Srengseng itu mengatakan, merawat burung kicau, baik itu Murai Batu atau pun Cucak Hijau untuk lomba tidak bisa sembarangan.

"Murai Batu tuh punya karakter. Nggak bisa asal rawat," ujarnya kepada fin.co.id, Minggu 23 November 2025.

"Kadang hari ini tampil bagus, besok malah diem. Tapi itu yang bikin jadi tantangan tersendiri," tuturnya.

Junet melanjutkan ceritanya. Sebelum turun dalam kontes atau perlombaan, ia menerapkan perawatan khusus untuk burungnya.

Sahroni
Sahroni
Penulis

Penulis FIN.CO.ID