Internasional . 07/11/2025, 19:37 WIB

Ngeri! Putin Instruksikan Rusia Bersiap Gelar Uji Coba Bom Nuklir Skala Besar

Penulis : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

Setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991, kedua negara menandatangani serangkaian perjanjian pengendalian senjata nuklir, termasuk Strategic Arms Reduction Treaty (START), yang bertujuan mengurangi jumlah dan pengawasan ketat terhadap persenjataan nuklir dunia.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perjanjian penting seperti INF Treaty (Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty) telah runtuh, dan situasi politik global semakin memperkeruh hubungan Washington–Moskow.

Ironisnya, meskipun berbagai negara menyerukan perdamaian, laporan terbaru dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada tahun ini mengungkapkan bahwa jumlah total senjata nuklir di dunia justru meningkat.

Setidaknya sembilan negara bersenjata nuklir, yakni Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, China, Pakistan, India, Israel, dan Korea Utara, diketahui terus memperbarui dan menambah stok bom nuklir mereka.

Menurut SIPRI, Rusia dan AS masih menguasai lebih dari 90 persen total senjata nuklir dunia, dan sebagian besar di antaranya dalam kondisi siap digunakan dengan cepat.

Ketegangan Nuklir 2025

Dengan dua kekuatan besar kembali saling menantang di bidang nuklir, kekhawatiran akan dimulainya perlombaan senjata nuklir baru semakin nyata.

Pengamat keamanan internasional menilai bahwa jika Rusia benar-benar melakukan tes nuklir, maka dunia bisa kembali ke pola konflik seperti tahun 1980-an, dengan ketegangan diplomatik, sanksi ekonomi, dan potensi konflik terbuka.

Namun bagi Kremlin, langkah ini mungkin dilihat sebagai strategi politik untuk menegaskan kekuatan Rusia di tengah tekanan global dan isolasi Barat.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id