Cerita Para Pekerja dari Ibu Kota Nusantara

fin.co.id - 01/11/2025, 15:57 WIB

Cerita Para Pekerja dari Ibu Kota Nusantara

Di sela-sela kelelahan, para pekerja menyimpan satu harapan besar, masa depan yang lebih baik.

“Kalau proyek ini selesai, saya mau buka bengkel las kecil di kampung,” ujar Sutris sambil menatap crane di kejauhan.

Bagi mereka, proyek IKN bukan sekadar pekerjaan, tapi simbol kesempatan hidup. Banyak yang sebelumnya bekerja serabutan di kota besar, kini punya penghasilan tetap dan keterampilan baru.

“Kerja di sini berat, tapi kami bangga. Setidaknya nanti bisa bilang ke anak cucu, ‘kakekmu ikut bangun Nusantara,’” tutur AN dengan mata berbinar

Nusantara Jadi Ibu Kota Politik  2028

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025, pemerintah menargetkan Ibu Kota Nusantara menjadi ibu kota politik pada 2028.

Dalam tiga tahun ke depan, target yang harus dicapai antara lain:

Terbangunnya Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 800–850 hektare.

20% pembangunan gedung pemerintahan rampung.

50% hunian layak dan berkelanjutan tersedia.

50% sarana-prasarana dasar kawasan terbangun.

Pemindahan 1.700–4.100 aparatur sipil negara (ASN) ke IKN.

Sementara itu, di balik semua rencana dan target megah itu, ada ribuan wajah pekerja yang setiap hari menantang panas, hujan, dan jarak demi mewujudkannya.

Di atas tanah merah Kalimantan yang mulai berubah menjadi kota masa depan, para kuli bangunan IKN berdiri di garis depan pembangunan bangsa.

Mereka mungkin tidak disebut dalam pidato-pidato kenegaraan, tapi setiap palu yang mereka ayunkan adalah bagian dari sejarah.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID