“Pada tingkat operasi penuh, produksi tahunan dari Kucing Liar diperkirakan mencapai 560 juta pon tembaga dan 520.000 ons emas,” ungkap Quirk.
Jika proyek ini berjalan lancar, umur tambang PTFI akan melampaui 2041, terutama bila pemerintah Indonesia dan FCX sepakat memperpanjang izin operasinya.
Indonesia Masih Ingin Tambah Kepemilikan 12% Saham
Di sisi lain, pemerintah Indonesia melalui MIND ID masih terus menegosiasikan penambahan 12% kepemilikan saham di PT Freeport Indonesia.
Menurut CEO MIND ID, Rosan P. Roeslani, proses finalisasi penambahan saham ini sudah memasuki tahap akhir.
“Insya Allah segera. Semua kesepakatan utama sudah tercapai, sekarang tinggal penyelesaian detail dokumen final,” kata Rosan di Jakarta International Convention Center, Rabu (8/10/2025).
Ia menambahkan bahwa negosiasi ini sudah berlangsung lebih dari enam bulan, melibatkan pembahasan yang cukup kompleks mengenai struktur investasi dan pembagian keuntungan.
“Negosiasi ini bukan baru satu-dua bulan, tapi sudah berjalan beberapa bulan. Sekarang sudah sampai tahap finalisasi,” ujarnya.
Sinergi Freeport dan Pemerintah untuk Keberlanjutan Tambang
Meskipun perbedaan porsi kepemilikan masih menjadi pembahasan, hubungan antara Freeport dan pemerintah Indonesia tetap berjalan konstruktif.
“Sehubungan dengan perpanjangan ini, PTFI berencana melanjutkan eksplorasi, melakukan studi pengembangan tambahan di masa mendatang, dan memperluas program sosial,” tegas Quirk dalam laporan keuangan FCX.
Freeport menegaskan akan tetap mendukung agenda pembangunan Indonesia, termasuk pengembangan sumber daya manusia, infrastruktur lokal, dan konservasi lingkungan di Papua.