-
Perlindungan Mesin Tua: Cocok untuk kendaraan berusia lama dengan celah mesin lebih besar, memberikan lapisan pelumas yang tebal.
-
Tahan Panas: Lebih stabil saat mesin bekerja di suhu tinggi, misalnya dalam kondisi macet atau membawa beban berat.
Kekurangan:
-
Boros Bahan Bakar: Gesekan lebih besar membuat konsumsi bensin meningkat.
-
Pelumasan Lebih Lambat: Saat mesin baru dinyalakan, oli kental membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau seluruh komponen.
Rekomendasi Oli Mesin untuk Kendaraan Modern
Mobil-mobil keluaran setelah tahun 2010 umumnya dirancang untuk menggunakan oli mesin encer.
Desain mesin modern memiliki celah yang rapat dan presisi tinggi, sehingga oli encer mampu mengalir dan melumasi komponen secara optimal.
Sebaliknya, penggunaan oli kental pada mobil modern justru bisa berisiko. Oli yang terlalu kental tidak mudah masuk ke celah sempit, menyebabkan pelumasan tidak maksimal dan berpotensi merusak mesin.
Untuk kendaraan modern di tahun 2025, pilihan terbaik adalah menggunakan oli encer dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan, misalnya 0W-20 atau 5W-30.
Sedangkan oli kental tetap relevan digunakan untuk mobil-mobil tua dengan teknologi mesin yang berbeda.
Baca Juga
Sebelum memutuskan, selalu periksa buku manual kendaraan Anda untuk memastikan jenis oli mesin yang sesuai.
Dengan begitu, performa mesin tetap terjaga, efisiensi bahan bakar optimal, dan usia kendaraan lebih panjang.