Viral . 08/01/2025, 14:25 WIB
Pada tahun 1986, setelah banyaknya laporan yang diajukan oleh orang tua korban, pusat tersebut akhirnya ditutup. Park In-guen, yang mengelola Hyungje Bokjiwon, ditangkap. Namun, alasan di balik penculikan ini baru terungkap setelah penyelidikan lebih lanjut. Rumor yang beredar mengatakan bahwa pada saat itu, negara tengah sibuk membangun citra menjelang Asian Games 1986 dan Olimpiade Seoul 1988. Orang-orang yang dianggap 'merusak pemandangan' di jalanan kota—seperti anak-anak pengemis atau yatim piatu—diculik dan dipaksa bekerja untuk proyek-proyek besar tersebut.
Kisah tragis ini akhirnya menjadi inspirasi bagi serial Netflix Squid Game, yang menyentuh tema kekejaman dan eksploitasi manusia dalam sebuah sistem yang tampak adil namun sangat kejam. Banyak netizen yang kini merasa bahwa serial ini mencerminkan kenyataan pahit yang terjadi di masa lalu, terutama dalam hal perlakuan terhadap anak-anak.
Jadi, apakah ini hanya kebetulan atau memang ada pesan yang ingin disampaikan oleh Squid Game tentang kenyataan gelap di balik kesuksesan negara? Beberapa orang percaya bahwa serial ini adalah pengingat untuk tidak melupakan sejarah yang kelam dan memperjuangkan keadilan bagi mereka yang terpinggirkan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id