Ekonomi . 31/12/2024, 08:40 WIB
fin.co.id – Industri penerbangan Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan di akhir tahun 2024 meski dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan kebijakan yang mempengaruhi operasionalnya.
Dengan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, sektor penerbangan tetap menjadi sektor vital yang mendukung pariwisata, perdagangan, dan ekonomi domestik.
Berikut adalah kabar terbaru mengenai kondisi industri penerbangan Indonesia sepanjang 2024.
Menurut data Asosiasi Maskapai Penerbangan Internasional (IATA), pada tahun 2023, industri penerbangan Indonesia menyumbang sekitar 62,6 miliar dollar AS atau setara Rp 1.001,6 triliun, berkontribusi sebesar 4,6 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Meski demikian, sektor ini masih menghadapi tantangan yang cukup besar, terutama di tahun 2024.
Salah satu langkah positif yang diambil pemerintah untuk mendukung sektor penerbangan adalah penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 3 Tahun 2024 pada Maret 2024.
Peraturan ini membebaskan industri penerbangan dari kebijakan Larangan dan Pembatasan (LARTAS) terhadap impor spareparts pesawat.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi biaya operasional maskapai penerbangan yang selama ini terbebani dengan keterbatasan pasokan suku cadang.
Pada Juni 2024, Bank Indonesia mengeluarkan surat keputusan yang menunda implementasi kewajiban penggunaan rupiah untuk Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Tidak Berjadwal (charter flight) hingga 2026.
Penundaan ini memberikan kelonggaran bagi maskapai charter untuk tetap menggunakan mata uang asing dalam transaksi bisnis mereka, sehingga dapat menjaga kestabilan biaya operasional dalam jangka pendek.
Antara Juli hingga Oktober 2024, pemerintah bersama Asosiasi Penerbangan Indonesia (INACA) mengadakan pembahasan mendalam mengenai masalah yang dihadapi oleh industri penerbangan Indonesia, mulai dari aspek bisnis, operasional, hingga regulasi yang mengatur sektor ini.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id