I Putu Wiradana pun mengatakan bahwa kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Ketenagakerjaan dan juga pihak aplikator seperti gojek sudah berjalan sangat baik. Hanya saja Wira menilai perlu ada akselerasi terkait dengan perluasan kepesertaannya. Dengan demikian Wira berharap akan semakin banyak pekerja yang bisa Kerja Keras Bebas Cemas dengan terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Memang ini angka yang masih sangat jauh dari angka yang ada, tetapi kita sebagai wujud kolaborasi kita, di mana kami sebagai penyelenggara, maupun dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja dan juga dari pihak gojek,"terang Wira.
Dalam kesempatan yang sama Gede Manggala mengukapkan bahwa kerjasama yang telah bejalan dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui program swadaya menjadi salah satu yang paling penting bagi mitra pengemudinya.
"Ini salah satu yang menurut kami adalah partner swadaya yang sangat baik, karena nomor satu adalah ini bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga di daerah-daerah. Selalu ada teman-teman dari BPJS (Ketenagakerjaan) yang membuka loket di kantor kami, pada saat pendaftaran maupun untuk layanan,"jelasnya.
Edukasi terhadap para mitra juga getol dilakukan lewat aplikasi, sosial media, termasuk juga dalam setiap acara kopdar komunitas-komunitas.
Selain itu gojek juga memberikan kemudahan melalui fitur autodebet iuran BPJS Ketenagakerjaan dari saldo gopay masing-masing mitra.
"Kami sendiri melihat ini sangat penting. Tadi kami sempat berbincang-bincang kita akan berusaha untuk terus meningkatkan kepesertaan atau dalam bahasa internal kita sebutnya meningkatkan penetrasi,"pungkasnya.