Beberapa kali perayaan ini juga dilakukan di lokasi yang sama dan juga acap kali lokasi lainnya.
"Kami kalau bikin Natal, dibanyak kali di tempat ini, banyak kali kami di Gedung, di Gedung Gerindra, di Gedung Pemerintah. Jadi saya rasa sudah biasalah melaksanakan Natal," tuturnya.
Dari kejadian tersebut, Niky mengaku banyak jemaatnya yang bersedih karena sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari.
"Kalau dari jemaat sendiri ya, tentu bersedih dong, apalagi panitia, mereka sudah berlatih sekian lama terus mempersiapkan konsumsi apa segala macam. Ditambahan lagi, kemarin kan itu dari panitia menyarankan menggunakan seragam Nusantara," kata Niky.
"Di video itu ada yang pake blangkon, karena memang kita mau membumikanlah supaya kita jangan membeda bedakan suku, toleransi," lanjutnya.
Lebih lanjut, Niky mengungkapkan bahwa kedepannya, Ia dan jemaatnya akan tetap beribadah di perumahan tersebut.
"Kami beribadah. Sebab ibadah itu kan hak asasi, melekat tidak bisa dilalui siapapun. Ya, mereka beralasan ini bukan gereja," pungkasnya. (Ayu/dsw)